USD Resmikan Laboatorium Biologi dan Kimia

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta dibantu dengan pemerintahan Korea Selatan berhasil menyelesaikan pembangunan Laboratorium Biologi dan Kimia Modern. Laboratorium empat lantai yang menelan dana miliaran rupiah ini dibangun sebagai upaya meningkatkan data tarik generasi muda belajar sains.

"Kami optimis dengan hadirnya laboratorium yang representatif akan meningkatkan semangat belajar,  penelitian mahasiswa dan dosen," jelas Rektor USD, Johanes Eka Priyatma PhD saat peresmian Laboratorium Biologi dan Kimia Modern di Kampus 3 Universitas Sanata Dharma Kampus Paingan Maguwoharjo Sleman, Jumat (06/09/2019).

Rektor menambahkan hadirnya laboratorium baru ini diharapkan mampu menopang anak muda dalam mencintai ilmu sains. Ilmu sains, imbuhnya selama ini dianggap momok bagi pelajar.

Untuk mendekatkan pelajaran sains maka guru sains harus diberdayakan maksimal. Laboratorium yang menghadirkan alat-alat pembelajaran lengkap, modern dan menarik mampu meningkatkan antusiasme generasi muda untuk suka belajar sains. "Karena peradaban dunia dibangun dengan sains, sosiologi dan teknologi," jelasnya.

Laboratorium dibangun diatas lahan seluas 2.400 meter persegi dan terdiri dari empat lantai. Laboratorium ini menelan dana Rp 15 miliar bagi pembangunan gedung, Rp 20 miliar bagi alat-alat lab kimia dan Rp 10 miliar bagi alat-alat lab biologi. Beberapa instrumen canggih yang tersedia seperti Gas Chromatography (GC), Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Spectrometer.

Adapun pembangunan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintahan Korea Selatan dalam mengembangkan pendidikan Kimia di USD yang berlangsung hingga 2017. Dukungan ini tidak hanya terbatas pada penyediaan sarana laboratorium tetapi juga dukungan studi lanjut bagi dosen USD. Saat ini ada 4 dosen USD yang menempuh pendidikan jenjanh Doktor di Sogang University dengan beasiswa pemerintah Korsel. (Aje)

BERITA REKOMENDASI