Vaksinasi di DIY Dimulai 14 Januari

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Sleman telah melakukan proses pendataan calon penerima vaksin Covid-19 khususnya dari kalangan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan. Berdasarkan sistem informasi yang telah terisi mencapai 13.632 tenaga dari 14.484 tenaga di bidang kesehatan. Nantinya calon penerima vaksin akan diberikan vaksin secara bertahap mulai 14 Januari.

Kepala Bidang Sumber Data Kesehatan Dinkes Sleman drg Atikah Nurhesti mengatakan, calon penerima vaksin di Kabupaten Sleman merupakan jumlah paling banyak di DIY. Hal ini dikarenakan jumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Sleman cukup banyak. Calon penerima vaksin Covid-19 menyasar seluruh tenaga kesehatan dengan melibatkan unsur Puskesmas, rumah sakit, klinik, laboratorium serta organisasi profesi kesehatan.

”Dari 14.484 tenaga, berdasarkan sistem informasi yang telah terisi mencapai 13.632 tenaga atau 94,12 persen. Sedangkan data kontak yang telah terisi 13.588 orang dan data kesehatan belum terisi sebanyak 852 orang,” kata drg Atikah di ruang kerjanya.

Atikah mengaku, dari data calon penerima vaksin tersebut tidak hanya dari kalangan tenaga kesehatan (nakes) saja tapi juga nonnakes termasuk penunjang administrasi, sopir, pengelola jenazah di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) swasta, pemerintah, praktik mandiri dan tempat karantina. Termasuk honorer, relawan, residen, internsip, koas hingga mahasiswa semester akhir kesehatan yang praktik di fasyankes.

Sementara Pengelola Program Imunisasi Dinkes Sleman Sudarto Edi Hartono menambahkan, vaksin yang diberikan sebanyak 0,5 ml dan akan diberikan dua kali dengan jeda waktu 14 hari. Tenaga yang akan memberikan vaksin ini sudah diberi pelatihan sebelumnya.

”Mekanisme pelayanan vaksin diberikan pada hari Senin, Selasa, Rabu dan Kamis. Satu hari akan dibagi menjadi tiga sesi dan satu sesinya bisa melayani maksimal 20 orang,” bebernya. (Aha)

BERITA REKOMENDASI