Vaksinasi Massal Mabes Polri Bersama 4 Kampus Ditunda, Ini Alasannya

Editor: Agus Sigit

SLEMAN, KRjogja.com – Pelaksanaan vaksinasi massal kerjasama Mabes Polri dengan 4 kampus di DIY yang dijadwalkan Selasa (14/9) dan Rabu (15/9), ditunda. Penundaan, dilakukan setelah Mabes Polri memberitahukan adanya kendala teknis atas rencana vaksinasi kepada ribuan orang yang sudah mendaftar tersebut.

Empat kampus yang akan mengadakan vaksinasi massal kerjasama dengan Mabes Polri yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Terkait hal itu, baik kepolisian maupun perwakilan empat kampus, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan mahasiswa, khususnya mereka yang sudah mendaftar. “Siang ini kami rilis barengan dengan perwakilan dari empat universitas, meminta maaf yang sebesar-besarnya terkait penundaan tersebut. Sekali lagi, atas nama organisasi Polri dan empat kampus yang hadir siang ini, mengucapkan maaf,” ucap Wakapolres Sleman Kompol Akbar Bantilan SIK saat rilis di Mapolres Sleman, Senin (14/9).

Akbar mengatakan, belum mengetahui secara pasti penyebab penundaan, karena pihak penyelenggara langsung Mabes Polri. “Alasannya apa, kami belum bisa menjawab, tapi dimungkinkan karena ada hal teknis dari Mabes. Karena posisi kami, Polres Sleman hanya menjembatani komunikasi antara Mabes Polri dengan empat kampus,” ujar mantan Kasat Reskrim Polrestabes Yogyakarta ini.

Sementara itu UGM diwakilkan Nando mengatakan, meskipun dari Mabes menunda pelaksanaannya, namun pihaknya tetap melaksanakan vaksinasi. Hanya saja, pelaksanaan vaksinasi digelar dengan skema berbeda yakni bekerjasama dengan TNI dan Polri khususnya di jajaran DIY. Vaksinasi yang tetap dilaksakan, yakni vaksinasi bagi masyarakat Margoluwih Seyegan Slema. pada Selasa (14/9) dan Rabu (15/9) bagi warga Sendangarum Minggir Sleman.

BERITA REKOMENDASI