Wakil Bupati Sleman Resmikan SEKOCI

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Peningkatan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu target pencapaian tujuan ketiga pembangunan Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu memastikan hidup sehat dan meningkatkan kesejahteraan untuk semua di segala usia. Dalam SDGs ini salah satu indikatornya yakni Angka Kematian Ibu (AKI).

AKI dapat dicegah apabila ibu hamil memeriksakan kesehatannya secara teratur, memiliki buku KIA, dan tidak berpindah-pindah fasilitas kesehatan saat antenatal care. Namun, pelaksanaan kelas ibu hamil yang kurang optimal menjadi salah satu kendala hal tersebut.

Oleh sebab itu, perlu adanya inovasi pengembangan kelas ibu hamil berbasis teknologi yang dinamakan Sekolah Komplementer Cinta Ibu (SEKOCI). Tujuannya untuk mengajarkan teknik relaksasi, mengurangi ketidaknyamanan dan mencegah komplikasi selama kehamilan hingga masa nifas serta bayi baru lahir.

Inovasi ini pertama kali diterapkan di Kabupaten Sleman, tepatnya di Desa Condongcatur Kecamatan Depok oleh Puskesmas Depok II bekerjasama dengan Tim Inisiator SEKOCI yang merupakan dosen Universitas Respati Yogyakarta. Materi yang diajarkan yaitu massage ibu dan bayi, yoga, aromaterapi dan self healing.

Pada tanggal 8 Februari 2020 telah diadakan Launching SEKOCI yang diresmikan oleh Wakil Bupati Sleman, Ibu Hj Dra Sri Muslimatun MKes. Pada acara ini dilakukan penandatanganan kesepakatan pelaksanaan program antara Kepala Puskesmas Depok II dan Tim Inisiator SEKOCI.

Wakil Bupati Sleman sangat mengapresiasi inovasi ini sebagai penerapan dari asuhan sayang ibu. Bahkan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sleman, dr Wisnu Murti Y MSc dalam sambutannya mengatakan akan mereplikasi SEKOCI pada Puskesmas se-Kabupaten Sleman.

Sependapat dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Depok II, Sri Mujianto SKM MPH berharap inovasi SEKOCI dapat diusulkan pada Top 99 Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Koordinator Pelaksana Inovasi di Puskesmas Depok II, Dini Melani M, S.ST, S.KM, menambahkan bahwa kegiatan SEKOCI mulai dirintis tahun ini hingga tiga tahun kedepan didukung oleh Puskesmas menggunakan Anggaran BOK 2020-2023.

Ketua Inisiator SEKOCI, Rizka Ayu Setyani SST MPH yang merupakan dosen Pendidikan Profesi Bidan Universitas Respati Yogyakarta mengatakan kegiatan ini melibatkan seluruh peran serta dan kerjasama dari stakeholder, pelaksana program meliputi akademisi, bidan, kader dan tentu saja ibu hamil sebagai peserta. Sebelum launching, telah dilakukan apersepsi dan BIMTEK untuk mengenalkan kebidanan komplementer pada bidan dan kader pendamping ibu.

Anggota tim Inisiator SEKOCI, Fika Lilik Indrawati, SSiT MPH sangat mengapresiasi dukungan dari Puskesmas Depok II sebagai mitra pertama pada inovasi SEKOCI (Sekolah Komplementer Cinta Ibu). Pada kegiatan selanjutnya, Rizka dan Fika bekerjasama lintas prodi dengan dosen Sistem Informasi UNRIYO, Arum Kurnia Sulistyowati SKom MEng akan mengembangkan inovasi SEKOCI berbasis teknologi dengan website dan aplikasi melalui Hibah Program Kemitraan Masyarakat Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia. (*)

BERITA REKOMENDASI