Wisatawan Positif Covid-19 Diimbau Isolasi Mandiri di Penginapan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Wisatawan yang positif Covid-19 diimbau untuk isolasi mandiri di tempat penginapan atau kerabatnya. Mengingat ketersediaan tempat isolasi yang disediakan oleh Pemkab Sleman cukup terbatas.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman dr Joko Hastaryo MKes menjelaskan, wisatawan dari daerah lain yang sudah ketahuan positif, diminta untuk tidak melanjutkan perjalanan wisatanya. Namun jika diketahui positifnya di wilayah Sleman, diminta untuk segera isolasi mandiri di tempat menginap atau kerabatnya yang ada di DIY.

”Kalau positif, ya menginap di tempat menginap atau di tempat kerabatnya. Jika kedua pilihan itu tidak bisa untuk isolasi mandiri, pilihan terakhir ya tempat isolasi yang disediakan pemerintah daerah,” jelas Joko Hastaryo di kantornya, Rabu (30/12).

Menurutnya, pada saat liburan Natal kemarin, ada 6 wisatawan dari luar daerah yang isolasi karena terpapar Covid -19. Sebanyak 4 orang melakukan isolasi mandiri di Asrama Haji dan 2 orang isolasi di Asrama Mahasiswa Unisa.”Memang kemarin saat liburan Natal ada 6 orang yang isolasi. Soalnya mereka tidak bisa melakukan isolasi di tempat menginap maupun kerabatnya,” terang Joko.

Untuk Kabupaten Sleman telah menyiapkan tempat isolasi bagi warga yang positif yakni di Asrama Haji, Rusunawa Gemawang dan Asrama Mahasiswa Unisa. Namun sebenarnya tempat isolasi itu diutamakan bagi warga Sleman. ”Memang tempat isolasi itu kami peruntukkan bagi warga Sleman yang melakukan isolasi mandiri,” katanya. (Sni)

BERITA REKOMENDASI