Wujud Bela Negara, Insan Pers Diajak Perangi Hoaks

SLEMAN, KRJOGJA.com – Hingga kini, berita bohong/hoaks masih marak terjadi di tengah-tengah masyarakat. Bahkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, pada Agustus 2018 Kemkominfo menemukan 25 isu hoaks saja. Tetapi setiap bulan terus meningkat hingga Februari 2019 terdapat sebanyak 353 isu hoaks.

"Harusnya, pesta demokrasi ini juga seperti pesta pada umumnya yakni harus fun. Tetapi kenapa malah dijadikan perang hoaks. Bahkan data yang kami peroleh terjadi peningkatan sejak Agustus hingga Februari 2019," terang Menteri Kominfo RI Rudiantara SStat MBA saat memberikan keynote speaker pada Workshop Pendidikan Peningkatan Kesadaran Bela Negara Pekerja Media Tingkat Nasional di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta, Rabu (27/03/2019).

Karenanya, Rudi mengajak pada peserta workshop yang bekerja di perusahaan media serta jurnalis agar sama-sama memerangi hoaks. Caranya dengan memberikan informasi yang seakurat mungkin kepada masyarakat. Dirinya juga berharap jurnalis terutama media arus utama untuk selalu cek dan ricek semua beritanya dengan baik.

Adapun workshop bertema 'Membangun Sumber Daya Manusia Dengan Disiplin Nasional' digelar oleh Institut Lembaga Sembilan (L-9) bekerjasama TNI AU, Aksi Bela Negara RI, Serikat Perusahaan Pers (SPS) dan Fox News Indonesia. Acara dihadiri ratusan pekerja media dari berbagai daerah.

Dalam sambutan Ketua Umum SPS Indonesia HM Alwi Hamu yang dibacakan Dr Agus S dikatakan, workshop bela negara ini digelar seiring memudarnya rasa nasionalisme rakyat Indonesia. Tentu semua juga disebabkan pola komunikasi dan penyampaian informasi bisa dilakukan dari mana saja, lantaran semakin canggihnya alat komunikasi.

Sementara Panitia Penyelenggara yang juga Kadispenau Marsma TNI Novyan Samyoga menyatakan kegiatan ini penting. Oleh karenanya peserta harus bisa menyebarluaskan apa yang didapat di lingkungannya, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat terlebih pada generasi muda. (Adk)

BERITA REKOMENDASI