Yogya Tuan Rumah Balapan Internasional BMX

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN, KRJOGJA.com – Yogyakarta didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan balapan BMX resmi perdana di masa pandemi Covid-19, Sabtu (10/04/2021). Bertajuk ICF BMX International Championship, ajang balap sepeda memperebutkan poin UCI ini menerapkan protokol kesehatan ketat sepanjang penyelenggaraan.

Panitia Penyelenggara yang juga Commisaire UCI, Pratomo Setyadi mengatakan dalam event perdana kali ini pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat sebelum hingga setelah lomba. Para pebalap dan official menurut dia dikarantina dengan sistem bubble selama empat hari lebih penyelenggaraan.

“Kami menerapkan sistem bubble jadi seluruh atlet dan official yang berlomba harus menginap di lokasi Youth Center ini karena memang punya kamar penginapan memadahi. Selain itu yang terpenting, seluruh yang terlibat di event baik pebalap, official, panitia, wasit hingga media pun wajib swab antigen di lokasi, sebagai upaya pencegahan penularan virus. Penggunaan masker dan jaga jarak juga diterapkan dengan ketat,” ungkapnya pada wartawan di sela lomba, Sabtu (10/04/2021).

Dalam event pertama di Indonesia saat masa pandemi ini, penyelenggara hanya melombakan empat kelas yakni Men Elite, Men Junior, Women Elite dan Women Junior. Tercatat total ada 40 peserta dari seluruh Indonesia yang berpartisipasi dalam event kali ini.

“Kami memang membatasi, maksimal 50 atlet untuk empat kelas prestasi baik elite maupun junior. Nah perlombaan perdana ini jadi tolok ukur juga bagi kami penyelenggara dalam melaksanakan event-event nasional dan internasional kedepan. Saat ini kita batasi 50, mungkin kedepan bisa 100 peserta dan seterusnya ketika protokol kesehatan yang kami laksanakan ini berhasil,” sambung Pratomo.

Penyelenggaraan event di Youth Center Sleman DIY ini memanf terbilang begitu ketat. Semua orang yang masuk ke venue wajib menjalani swab antigen dengan hasil negatif. Alur keluar-masuk venue pun dibuat satu pintu sehingga memudahkan pengawasan termasuk penyediaan asrama menginap dan sarana isolasi mandiri ketika ditemukan adanya kasus positif.

Sementara salah satu pebalap, Muhammad Fauzan yang merupakan juara nasional kelas Men Junior mengaku begitu antusias dengan adanya balapan perdana setelah setahun lebih nir-event. Tak heran begitu lomba digelar kembali, ia langsung tancap gas dan berhasil meraih predikat sebagai juara nasional kelas Men Junior.

“Setahun ini benar-benar tidak ada event, jadi kami cuma latihan dan latihan saja. Ada bosannya tapi kami coba ambil positifnya, mempersiapkan diri lebih lama. Ya alhamdulillah kemarin dapat juara nasional, dan sekarang ini mudah-mudahan juara lagi,” sambung pemuda 17 tahun asal Sumatera Utara ini.

Event perdana balap sepeda BMX di DIY ini terbilang sangat menarik karena adanya tiga penyelenggaraan berbeda dalam satu waktu. Jumat (09/04/2021) kemarin bertitel ICF BMX National Championship untuk mencari juara nasional 2021, ICF BMX International Championship Round 1 pada hari ini dan ICF BMX International Championship Round 2 pada Minggu (11/04/2021). (Fxh)

BERITA REKOMENDASI