Yogyakarta Jadi Tuan Rumah ACTC XI

Editor: Ivan Aditya

SLEMAN (KRjogja.com) – Di era globalisasi, selain bahasa Inggris, bahasa Mandarin sudah menjadi bahasa internasional kedua. September ini Yogyakarta berkesempatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Asean Chinese Teaching Mandarin (ACTC) ke XI. Dengan adanya event tersebut diharapkan bisa meningkatkan pembelajaran bahasa Mandarin di Yogyakarta.

Wakil Ketua II ACTC Christina Hawastiningsih Suwito menyampaikan pembicara berasal dari berbagai profesi seperti dosen, guru dan profesor yang ahli di bidangnya. "Peserta dari berbagai negara lain diberi kesempatan untuk saling sharing perkembangan pendidikan bahasa Mandarin di negara mereka. Acara ini juga kesempatan baik bagi para mahasiswa untuk memperdalam bahasa Mandarin," jelas Christina dalam jumpa pers di Sekolah Budi Utama, Jumat (09/09/2016).

Ketua panitia penyelenggaraan ACTC yang juga Ketua Sekolah Tiga Bahasa Yudi Sutanto menambahkan saat ini jumlah guru bahasa Mandarin di Indonesia masih sangat kurang. Saat ini terdapat 70 sekolah tiga bahasa di Indonesia dan 90 persen guru masih diimport dari Tiongkok. Meskipun ada beberapa orang yang mendalami bahasa Mandarin tapi tidak semuanya ingin menjadi guru.

"Setelah ACTC bisa memberin inspirasi ke semua golongan agar kebutuhan guru bahasa Mandarin bisa terpenuhi. Saat ini sudah banyak juga guru mandarin yang berasal dari Jawa," ungkap Yudi.

Yudi berharap dengan adanya konvensi pengajaran bahasa Mandarin se-Asia Tenggara ini Indonesia bisa mengadopsi pengalaman dari sekolah di negara lain. Sehingga setelah event tersebut bisa meningkatkan mutu pembelajaran bahasa Mandarin di sekolah.

ACTC ke-11 akan diselenggarakan pada tanggal 23-26 Septembermendatang. Dan akan dibuka pada tanggal 24 September langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam konvensi ini tidak hanya merujuk pada dunia pendidikan saja. Namun juga memperkenalkan pariwisata Yogya ke dunia internasional. (M-10)

BERITA REKOMENDASI