Yuk, Ikutan Dimas-Diajeng Sleman 2018

SLEMAN, KRJOGJA.com – Mengusung tagline 'Sleman The Living Culture' sebagai strategi branding pariwisata, kini Kabupaten Sleman kian memperkuat predikatnya sebagai Sustainable Tourism Observatory dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Dengan tema serupa, diadakan Pemilihan Dimas Diajeng Sleman (PDDS) 2018 sekaligus bertujuan mewujudkan sustainable tourism yang berdaya saing dengan sinergi dari seluruh stakeholders di Sleman.

"PDDS 2018 yang telah membuka pendaftaran mulai 13 Desember 2017 hingga 15 Januari 2018 ini terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia, tidak hanya yang memiliki KTP Yogyakarta, berusia 17-24 tahun dan telah lulus SMA/SMK/sederajat," ungkap Ketua Panitia Pemilihan Dimas Diajeng Kabupaten Sleman 2018 Fariz Bimananta Saputra sebagaimana keterangan persnya, Kamis (28/12/2017).

Fariz menjelaskan seleksinya cukup ketat, mulai dari seleksi tertulis, wawancara, dan unjuk bakat yang tentunya akan menguji pendaftar tentang kepariwisataan, kebudayaan, pengetahuan umum daerah, public speaking, hingga kemampuan bahasa asing. Bahkan, para finalis terpilih nantinya akan dibekali dengan berbagai materi dan field program hingga akhirnya siap untuk mengikuti acara puncak, yaitu malam penobatan.

"Hal yang berbeda dari pemilihan tahun ini, yaitu adanya sistem Golden Ticket bagi 3 orang untuk menuju semifinalis. Para pendaftar bisa mengirimkan karya berupa
artikel, poster, infografis, foto, vlog, lagu, dan sebagainya yang membahas tentang pariwisata/budaya/potensi lain dari Sleman," ungkapnya.

Dia menambahkan keuntungan lain dari Golden Ticket ini adalah
cashback 100 persen dari biaya pendaftaran. Untuk informasi lebih detail bisa mengunjungi media sosial instagram/twitter (@dimjengsleman). (*) 

BERITA REKOMENDASI