Sudah Saatnya Memikirkan Hak Paten Para Perajin Batik

YOGYA, KRJOGJA.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) DIY akan kembali menggelar agenda dua tahunan yakni Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2021 yang bertemakan ‘Borderless Batik atau Batik Tanpa Batas’ mulai Juni hingga Oktober 2021. Ajang JIBB ini diharapkan menjadi bukti batik masih menjadi sebuah budaya yang erat dan sangat terkait dengan kehidupan sehari-hari masyarakat DIY.

“JIBB 2021 kali ini diisi dengan berbagai rangkaian acara yang diadakan secara daring maupun luring mulai dari pameran batik online, batik market, seminar, JIBB Goes to School hingga puncak acara dilaksanakan bertepatan dengan Hari Batik Dunia yakni 2 Oktober 2021. Tema yang diangkat ini digadang-gadang dapat memberikan kesan bahwa batik itu adalah sesuatu yang tanpa batas, tidak hanya komoditas saja, namun karya seni yang penuh filosofi hingga merupakan sebuah identitas,” tutur Ketua JIBB 2021 Gatot Saptadi di Gedhong Pracimosono Kepatihan, Sabtu (12/6/2021).

Menurut Gatot, JIBB sekaligus menjadi bukti batik masih telah menjadi sebuah budaya yang erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat DIY. Sehingga tidak sekadar tagline atau predikat Jogja Kota Batik Dunia, tetapi tetap ada aktivitas di dalamnya. Makna dan filosofi yang terkandung pada kain batik juga dapat diresapi lebih baik, sehingga batik dapat dimaknai tidak hanya sebuah benda. “Proses dan pembuatannya sangat luar biasa, jadi harus dipandang sedalam itu. Batik juga dapat menuntaskan permasalahan ekonomi, salah satunya dengan pengembangan produk oleh perajin,” tegas Mantan Sekda DIY tersebut.

BERITA REKOMENDASI