Sultan: Dampak Libur Lebaran Belum Diketahui, Masyarakat Tetap Patuh Prokes

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski dalam beberapa waktu terakhir ada kecenderungan jumlah kasus Covid-19 di DIY mengalami penurunan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta masyarakat untuk terus berhati-hati dan selalu menegakkan protokol kesehatan 5M secara ketat.

Sebab dampak dari adanya liburan Hari Raya Idul Fitri 1442 H belum bisa langsung diketahui sekarang. Kemungkinan ada atau tidaknya kenaikan sebagai dampak dari liburan bisa diketahui dalam beberapa waktu ke depan.

“Berdasarkan data yang dipaparkan Presiden Jokowi, secara nasional ada wilayah yang mengalami penurunan kasus Covid-19, tapi ada juga yang justru kecenderungannya naik, seperti beberapa daerah di Sumatera. Untuk itu Presiden dalam arahannya menegaskan agar semua pihak terus berhati-hati. Daerah-daerah dengan tren kasus meningkat diminta mempertimbangkan pengetatan aturan,” kata Sultan HB X di Kepatihan, Yogyakarta, Senin (17/5/2021).

Dikatakan Sultan, dalam arahannya Presiden menjelaskan posisi perkembangan kasus Covid-19 masing-masing provinsi hingga 17 Mei 2021, khususnya soal Bed Occupancy Rate (BOR) atau Tingkat Penggunaan Tempat Tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit. BOR untuk pasien Covid-19 di DIY dalam kondisi 41,29 persen, dalam arti ketersediaan bed mencukupi.

“Semoga tidak ada penularan baru, sehingga jumlah pasien Covid-19 makin berkurang, begitu pula penularannya,” ujar Sultan.

Menurut Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih, kasus terkonfirmasi Covid-19 harian di DIY bertambah 136 kasus, sehingga menjadi 42.142 kasus. Pasien sembuh bertambah 170 menjadi 38.696. Sedangkan kasus meninggal bertambah delapan kasus menjadi 1.076 kasus.

Kapolda DIY Irjen Pol Drs Asep Suhendar MSi meninjau Pos Pengamanan dan Penyekatan Bedoyo di Kapanewon Ponjong, yang merupakan perbatasan Gunungkidul (DIY) dengan Wonogiri (Jawa Tengah) dan Pacitan (Jawa Timur), Senin (17/5/2021). Kunjungan ini untuk memantau arus lalu lintas pascaliburan Idul Fitri dan memasuki akhir masa larangan mudik serta kebijakan penyekatan perjalanan lintas provinsi di wilayah perbatasan. Kapolda DIY diterima Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setyawan SIK dan jajarannya. Kapolda juga mengunjungi Polsek Rongkop.

Menurut Agus Setyawan, lokasi Pos Pam Bedoyo merupakan akses masuk ke Wonogiri dan Pacitan. Yang menjadi kerawanan kecelakaan lalu lintas karena medan jalan yang berkelok dan secara geografis naik turun, banyak pengendara berkecepatan tinggi. Juga terdapat pertemuan arus lalu lintas dengan simpang tiga yang menikung dan terdapat sejumlah objek wisata.(Ria/Ira/Bmp)

BERITA REKOMENDASI