Sultan Isyaratkan “Lockdown” DIY, Rekor Tertinggi 595 Kasus

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Terus bertambahnya kasus positif harian Covid-19 DIY hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang pandemi dengan 595 kasus pada Kamis (17/6/2021) mendapat perhatian dari Pemda DIY. Gubernur DIY, Sri Sultan HB X pun mewacanakan penerapan lockdown bagi DIY karena PPKM mikro yang belum berjalan maksimal.

Sultan mengatakan saat ini kasus positif memang terus fluktiatif atau naik turun tak hanya di DIY saja namun juga di seluruh dunia termasuk Malaysia dan Singapura. Namun begitu, hal tersebut tak menjadi alasan kemudian masyarakat tak menerapkan disiplin protokol kesehatan yang membuat penularan terus terjadi.

“BOR rumah sakit, yang sedianya 36 koma sekian sekarang sudah 75 persen hanya dalam waktu satu minggu. Kalau terus naik di atas 500 seperti ini kan tidak mungkin. Kabupaten/kota harus menyediakan shelter, dan dimungkinkan dalam APBD meski hanya lima bed. Kita coba 75 kali 50 memungkinkan terjadinya 3000-an orang yang dikarantina. Kita belum bisa cari jalan keluar, nek ora iso yowes tidak ada pilihan, lockdown,” ungkap Sultan pada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Pilihan lockdown menurut Sultan dipilih ketika tak ada cara lain yang bisa diambil pemerintah daerah. Penularan menurut Sultan sudah menjangkau ranah terbawah yakni keluarga dan tetangga, ditambah adanya mobilitas warga yang begitu masif di akhir pekan.

BERITA REKOMENDASI