Tahun Baru 2022, Ini Pesan Muhammadiyah

Dikatakan, semua komponen bangsa dapat menjalani hidup bermasyarakat dan berbangsa yang optimistik, meski berhadapan dengan banyak masalah dan tantangan di tengah pandemi yang belum berakhir. Untuk itu Ketum PP Muhammadiyah mengajak semua pihak menumbuhkan sikap saling percaya antarwarga dan elite bangsa, dalam perbedaan apapun.

“Kembangkan sikap welas asih, saling peduli dan berbagi, serta merasa bersaudara satu sama lain,” ungkap Sosiolog UMY tersebut.

Haedar juga mengajak semua pihak untuk menyisihkan rasa benci, saling merendahkan, dan aura permusuhan yang dapat menyeret pada perpecahan.

“Kita bisa maju dan utuh sebagai bangsa bila mau hidup bersama di tengah keragaman. Bila ada perbedaan yang tajam tempuh dialog dan titik temu secara dewasa dan bermartabat, bukan dengan saling egois dan memaksakan kehendak,” tandas Haedar.

Guru Besar UMY itu juga mengajak generasi muda selain optimisme, jalani hidup dengan langkah terencana menyongsong masa depan yang lebih baik. Masalah, rintangan, dan halangan dihadapi dengan kesungguhan dan kesabaran. Perkuat tekad untuk berubah ke arah yang berkemajuan.

Kemajuan dapat diraih bila berbekal kemauan, kegigihan, ilmu, keahlian, dan keberanian melangkah. Jalin hubungan dan kebersamaan dengan sebanyak mungkin pihak untuk meraih kemajuan hidup bersama.(Fsy)

BERITA REKOMENDASI