Tak Mau Divaksin, Harus Rutin Swab Antigen Mandiri

Terkait capain vaksinasi saat ini, tahap pertama gelombang pertama dengan sasaran tenaga medis sudah mencapai 94,96 persen untuk penyuntikan pertama. Sedangkan penyuntikan kedua mencapai 69,9 persen. Dengan begitu optimis akhir bulan ini diselesaikan. Sementara untuk tahap pertama gelombang kedua dengan sasaran pelayan publik, pedagang, ASN, guru, dosen, TNI, Polri dan lainnya, saat ini terdapat sekitar 37.000 orang.

“Tahap pertama gelombang kedua ini yang nanti akan disimbolisasi melalui vaksinasi massal di tiga titik mulai Maret. Sedangkan tahap kedua ialah untuk masyarakat umum akan dimulai April. Semua akan memperoleh vaksin,” urainya.

Kebijakan swab antigen secara mandiri bagi pedagang yang menolak divaksin, mendapat dukungan dari kalangan PKL. Ketua Paguyuban PKL Malioboro Ahmad Yani (Pemalni) Slamet Santoso, mengaku sempat ada beberapa anggotanya yang tidak berkenan didata untuk kepentingan vaksinasi. Tetapi setelah diberikan pengertian oleh pengurus paguyuban, akhirnya bersedia.

“Sekarang ini hampir 100 persen data kami sudah masuk untuk vaksinasi. Kami sepakat jika bagi yang menolak divaksin untuk rutin swab antigen secara mandiri. Ini kan untuk kepentingan kita semua,” tandasnya.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI