Tanpa Melalui Skrining, Rombongan Wisatawan Tak Tertib Sulit Dibendung

YOGYA, KRJOGJA.com – Rombongan wisatawan tidak tertib mengikuti aturan pemerintah dinilai sulit dibendung. Terutama yang masuk wilayah Kota Yogya dengan armada bus pariwisata tanpa melalui skrining atau pemeriksaan di Terminal Giwangan.

Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, menyebut wilayah Yogya merupakan daerah terbuka. Sehingga banyak pintu masuk yang dapat diakses oleh pengunjung. “Ini risiko sebagai daerah terbuka. Tapi kita selalu antisipasi agar semua bisa tertib, baik wisatawan atau siapa pun yang ada di Yogya,” urainya, Senin (1/11/2021) malam.

Rombongan wisatawan yang dinilai tidak tertib tersebut memarkir armada bus di wilayah perbatasan atau toko oleh-oleh. Kemudian melanjutkan perjalanan ke pusat kota menggunakan armada lebih kecil baik angkutan online maupun sewaan.

Kendati demikian, Heroe mengatakan, kabupaten lain juga menerapkan pemeriksaan bus pariwisata yang melintas pada akhir pekan. Hal ini karena sesuai instruksi Menteri Perhubungan semua bus pariwisata harus masuk ke terminal untuk dilakukan skrining. Terutama pemeriksaan kartu vaksin bagi seluruh penumpang yang dibawa.

“Tapi meski di wilayah lain sebetulnya sudah dicek, mereka juga tetap masuk ke Terminal Giwangan. Di samping pengecekan ulang juga agar bisa memperoleh stiker parkir,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI