Tenang, Pemkot Yogya Jamin Biayai Pasien Covid-19

Tri Mardaya menyebut, beberapa pasien yang kini menjalani perawatan di rumah sakit membutuhkan waktu penanganan yang cukup lama. Bahkan ada pasien yang sudah dirawat hingga sekitar dua bulan namun uji swab belum menunjukkan hasil negatif Covid-19.

“Jika hasil uji swab belum menunjukkan hasil negatif, maka pasien tetap harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kami berusaha menguatkan pasien untuk memahami kondisinya sehingga tidak berpotensi menularkan ke warga lain,” tandasnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Yogya M Ali Fahmi menilai Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak mengakomodir pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG). Hal ini didasarkan pada Permenkes 01.07/Menkes/238/2020 terkait juknis klaim pasien Covid-19. Dalam juknis itu, klaim hanya diajukan bagi pasien dengan gejala yang menyertainya seperti batuk, pilek, demam, sesak nafas dan lainnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan agar mengusulkan revisi Permenkes tersebut. Apalagi perkembangan terkini banyak pasien positif yang tidak memiliki gejala apa pun. “RS Jogja sejauh ini sudah merawat lima kasus positif OTG. Total biaya sedikitnya mencapai Rp 73,4 juta untuk kebutuhan laboratorium, uji swab, perawatan dan lainnya. Jika regulasi tidak diubah, maka klaimnya akan diajukan melalui jamkesda,” katanya.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI