Tetap Dilanjutkan, Pengentasan Kawasan Kumuh Sasar Winongo

YOGYA, KRJOGJA.com – Kegiatan pengentasan kawasan kumuh berbasis permukiman tahun ini tetap dilanjutkan. Terutama yang khusus berasal dana hibah dari World Bank dengan sasaran tiga wilayah di bantaran Kali Winongo yakni Pakuncen, Pringgokusuman, dan Tegalrejo.

Kepala Bidang Perumahan Permukiman dan Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogya Sigit Setiawan, mengungkapkan sebenarnya sudah ada rencana pengentasan kawasan kumuh di berbagai tempat. Terutama yang dialokasikan melalui APBD maupun APBN. Di antaranya di Gunungketur, Klitren, Kampung Karang, Gedongan dan lainnya.

“Akibat pandemi Covid-19, penanganan kumuh yang APBD maupun APBN ada penundaan. Yang tetap berjalan hanya dari World Bank itu,” jelasnya, Selasa (14/7/2020).

Konsep penataan kawasan kumuh di bantaran sungai tetap mengedepankan pola Mundur Munggah Madep Kali (M3K). Oleh karena itu rumah penduduk yang berada di bantaran sungai harus dikepras guna menyediakan akses minimal tiga meter. Setelah ruang bantaran terakomodasi selanjutnya dibangun jalan inspeksi, IPAL komunal serta ruang terbuka hijau publik.

BERITA REKOMENDASI