TPA Piyungan Tutup, Warga Diimbau Tunda Buang Sampah

Namun demikian, Suyana berharap agar penutupan itu tidak sampai tiga hari dan dapat dibuka lebih cepat. Hal ini karena aktivitas masyarakat saat ini sudah kembali ramai sehingga volume sampah yang diproduksi pun kembali banyak. “Semoga besok atau lusa lah sudah bisa dibuka. Makanya kami imbau, sampahnya disimpan dulu di rumah dan jangan buru-buru untuk dibuang ke TPS,” imbuhnya.

Diakuinya, selama dua pekan lalu volume sampah di Kota Yogya berkurang cukup signifikan. Hal ini seiring berkurangnya aktivitas masyarakat. Begitu pula kualitas udara yang semakin membaik. Akan tetapi sejak Senin (6/4/2020) lalu volume sampah hampir sama dengan hari-hari sebelum wabah Covid-19. Kondisi itu disebabkan aktivitas masyarakat mulai kembali ramai sehingga kualitas udara pun pada kondisi sedang.

Suyana mengingatkan, kondisi darurat sampah pernah terjadi di Kota Yogya pada Maret 2019 lalu. Terutama disebabkan oleh penutupan TPA Piyungan hingga berminggu-minggu sehingga sejumlah depo mengalami overkapasitas hingga bau busuk yang menyengat. “Jangan sampai kondisi itu terulang. Makanya kami berharap masyarakat untuk mengolah sampah,” harapnya.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI