TPS di Nitikan Jadi Percontohan Pengolahan Sampah

Haryoko menambahkan, pada tahap awal pihaknya akan menjadikan satu RW di Sorosutan sebagai pilot project. Fokus kegiatannya ialah gerakan memilah sampah organik dan an organik di bank sampah setempat. Jika kegiatan itu sudah menjadi kebiasaan maka ditindaklanjuti dengan penjadwalan pengambilan sampah khusus organik dan an organik. “Untuk sekarang ini kami belum sampai pada penjadwalan pengambilan sampah karena memang dibutuhkan perubahan mindset dulu dari masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan di TPS 3R tersebut sejauh ini juga masih mengolah sampah dari taman kota berupa sisa-sisa daun. Sampah dikelola menjadi kompos dengan produksi sekitar 10 kubik perhari. Sementara sampah organik dari masyarakat belum dimanfaatkan di TPS 3R Nitikan. Sembari menggulirkan program percontohan pengolahan sampah, kelak semua sampah organik bisa dikelola di TPS tersebut.

Sampah organik berupa sisa makanan dan sayuran akan diolah menggunakan magot. Kemudian sampah organik berupa dedaunan dari warga akan dicampurkan sampah daun dari taman kota untuk diolah menjadi kompos dengan kombinasi bioaktivator. Sedangkan bagi sampah an organik yang bernilai ekonomi akan ditampung di bank sampah induk milih DLH.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI