UMKM Harus Jawab Tantangan ‘Hybrid Working’ Tahun 2021

YOGYA, KRJOGJA.com – Pandemi Covid-19 diprediksi masih akan terjadi hingga 2021. Masyarakat harus menyesuaikan diri dengan menerapkan protokol kesehatan dan berbagai konsekuensi lainnya untuk mencegah terjadinya penularan.

Dunia pendidikan dan dunia kerja masih akan menjalani adaptasi baru di tahun 2021. Perpaduan pertemuan tatap muka dan jarak jauh kini jadi pilihan dengan pekerjaan rumah produktivitas berpadu kualitas yang terjaga.

Roestiandi Tsamanov, CEO Rumah Siap Kerja mengungkap di masa pandemi masyarakat yang terjun dalam UMKM mengalami kesulitan menjalankan usaha dengan tanpa tatap muka. “Dengan tanpa tatap muka ini ternyata bukan hal mudah untuk UMKM, berbeda dengan perusahaan besar yang sudah siap secara SDM dan infrastruktur,” ungkapnya dalam webinar bersama Lark, Senin (14/12/2020).

Tsamanov menilai UMKM membutuhkan piranti yang memudahkan kinerja baik bagi pemilik maupun pekerja. Apalagi, tahun 2021, masyarakat Indonesia masih harus menghadapi adaptasi hybrid working sebagai konsekuensi protokol kesehatan.

“Kemudahan itu kedepan sangat dicari UMKM, karena teknologi harus bisa diakses seluruh tim bukam hanya pemilik saja. Menurut saya, aplikasi Lark ini bisa memudahkan, penerapan teknologi bisa memudahkan kinerja, memaksimalkan produktivitas juga karena jujur tantangan bekerja tidak di kantor itu mempertahankan produktivitas dan kualitas,” imbuh dia.

BERITA REKOMENDASI