Waspada Lonjakan Covid-19, Pemda DIY Simpan Cadangan 94 Ton Oksigen Cair di Cilegon

Editor: Ary B Prass

Ketua Satgas Oksigen DIY Tri Saktiyana menyatakan ketersediaan oksigen di RS Rujukan DIY sangat cukup baik yang cair maupun gas di tabung sejauh ini. Pasokan oksigen cair dari vendor-vendor sangat lancar, bahkan Pemda DIY masih memiliki cadangan atau simpanan oksigen jika terjadi lonjakan kasus virus Korona gelombang berikutnya.

“Kita masih punya simpanan oksigen sekitar 94 ton apabila terjadi kondisi sesuatu yang mendesak dan khusus yang disimpan di Cilegon. Oksigen ini bisa didatangkan dalam waktu 36 jam alias tidak sampai dua hari bisa tiba di DIY,” ujarnya.

Tri Saktiyana mengaku dari hasil laporan RS Rujukan di DIY, kebutuhan oksigen sekarang justru lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi. Sebab kasus positif Covid-19 di DIY terus atau lebih banyak mengalami penurunan sehingga kebutuhan oksigennya lebih rendah. Sebelumnya, pihak RS Rujukan Covid-19 di DIY harus memiliki setidaknya rata-rata 60 persen ketersediaan oksigen, namun ketersediaannya rata-ratanya mencapai 80 persen.

“Kita punya produksi oksigen sendiri dengan total tiga unit generator oksigen. Hanya satu unit generator oksigen yang dioperasikan saja sudah mencukup sekarang ini,” tandas Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY ini.

Pemda DIY juga telah memiliki oksigen generator di Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG) di bawah koordinasi Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) DIY. Sentra oksigen ini setiap harinya dapat melayani sekitar 350 tabung oksigen berukuran 6 meter kubik.

Selain sentra oksigen terpusat di BPPTG tersebut, beberapa RSUD telah memiliki generator oksigen secara mandiri. (Ira)

BERITA REKOMENDASI