Yogya Menuju Kota Modern, Sistem ‘Ducting’ Harus Terintegrasi

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemkot Yogyakarta dinilai harus mulai menyiapkan sistem ‘ducting’ yang terintegrasi. Jaringan yang terletak di dalam tanah tersebut sudah menjadi kebutuhan dalam penyiapan sarana dan prasarana masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari upaya menuju tatanan perkotaan yang modern.

Ketua DPRD Kota Yogyakarta H Danang Rudiyatmoko, mengungkapkan penyiapan sarana dan prasarana masyarakat itu meliputi kebutuhan energi, listrik, gas, sambungan telepon, hingga sambungan air minum. “Sarana prasarana itu harus terintegrasi di dalam tanah melalui sistem ‘ducting’,” ungkapnya.

Menurutnya, usia Kota Yogyakarta yang besok genap 264 tahun sudah selayaknya menjadi kota yang berperadaban modern. Salah satu cirinya ialah terjaganya estetika kota. Apalagi Yogya layak menjadi kota warisan dunia dengan banyaknya bangunan serta monumen heritage atau cagar budaya. Sehingga diharapkan tidak ada lagi infrastruktur yang menghalangi pemandangan.

Selain tidak adanya gangguan pandangan, ciri tata perkotaan yang maju ialah kenyamanan warga dalam menikmati ruang publik. Baik aktivitas lalu lintas yang nyaman serta pejalan kaki yang merasa aman. “Supaya ruang publik itu dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh warga kota serta siapa pun yang berkunjung ke kota ini. Ukuran modern bukan terletak pada kemegahan, tetapi bagaimana hak-hak publik terfasilitasi dengan baik,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI