10 Hari Belajar di Yogya, Siswa Australia Terkesan

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Setelah berada selama sepuluh hari di Yogya dalam rangka pertukaran pelajar dengan siswa SMP Negeri 5 Kota Yogya, empat guru dan empat belas siswa Cobden Technical School kembali ke Australia, Sabtu (24/9). Segenap orangtua asuh dan siswa yang terlibat agenda ini turut melepas dalam acara perpisahan, Jum'at (23/9) malam.

Kepada KRjogja.com, Perwakilan SMP Negeri 5 Kota Yogya, Bambang Puji Raharjo mengatakan selama sepuluh hari di kota pelajar ini, mereka dikenalkan dengan situasi Kota Yogya, seperti mengunjungi Kraton, Malioboro, Candi Prambanan dan Candi Borobudur.

"Mereka juga belajar membatik di Rotowijayan dan membuat kerajinan perak di Kotagede," paparnya, Jum'at (23/9) di sela-sela acara perpisahan. Siswa dan guru asal Cobden tersebut juga diajak untuk bersosialisasi dengan membeli sembako di Pasar Bringharjo dan membagikannya ke anak-anak yang kurang mampu di panti asuhan.

"Di Yogya, mereka juga tinggal dengan satu keluarga asuh untuk mengetahui suasana sehari-hari di Yogya dari pagi ke pagi lagi," ujar Bambang. Dalam sehari, setelah mereka berkumpul dengan teman-teman untuk berkunjung ke tempat bersejarah di Yogya, mereka akan berpisah di sore hari dan kembali ke keluarga asuh masing-masing.

Kegiatan ini merupakan kunjungan balasan setelah sepuluh murid kelas VIII, IX dan satu guru bertandang ke Cobden Technical School pada 14-29 Juli 2016 guna mempelajari budaya dan bahasa Inggris di Australia. "Siswa Cobden yang ke Yogya sekarang berada di kelas VIII, IX dan X," terangnya.

Rohan Keert, Kepala Sekolah Cobden Technical School yang juga hadir di malam perpisahan mengatakan dirinya dan segenap siswa Cobden ingin kembali lagi ke Kota Yogya. "Saya ingin kerjasama ini tidak berhenti sampai di sini," pungkasnya singkat. (*-1)

BERITA REKOMENDASI