16 Persen APBD DIY 2021 untuk Covid dan Merapi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – DPRD DIY bersama Pemda DIY resmi menetapkan APBD 2021, Selasa (17/11/2020) sebesar Rp 6,09 trilyun. Rencana pendapatan daerah sendiri tercatat sebesar Rp 5,72 trilyun dengan defisit Rp 363,802 miliar.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengatakan dalam penetapan DPRD bersama Pemda DIY mempertimbangkan adanya penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) setelah adanya pandemi Covid. Menurut Huda, DPRD mempersiapkan anggaran untuk dana tak terduga untuk persiapan penanganan Covid dan bencana termasuk erupsi Merapi.

“Kami siapkan sekitar 16 persen dari belanja untuk penanganan Covid dan Merapi, kalau jumlahnya lebih dari Rp 60 miliar sekitar Rp 66 miliar. Semoga Merapi aman-aman saja namun kalau memang erupsi dan membutuhkan penanganan, maka sudah siap secara anggaran,” ungkap Huda usai rapat paripurna.

Sementara Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta menambahkan di tahun anggaran 2021, pihaknya tetap menyarankan untuk ada pos anggaran kesehatan, pemulihan ekonomi dan jaring pengaman sosial. “Kita belum lepas dari pandemi dan kami masih dukung dari pendanaan. Untuk Covid dan Merapi kita antisipasi, dengan kecukupan anggaran yang ada,” sambung Suharwanta.

Terkait penganggaran untuk infrastruktur dan pembangunan yang sempat dihilangkan pada tahun 2020, dewan memastikan akan kembali ada pada 2021. Pos anggaran untuk infrastruktur dan pembangunan fisik kembali dimunculkan tahun depan.

“Dipastikan kembali ada lagi, untuk kegiatan yang terkait fisik. Namun di sisi lain, pendapatan daerah benar-benar harus dimaksimalkan seperti pariwisata dan pendidikan yang selama ini menyumbang pendapatan terbesar DIY. Namun sekali lagi harus tetao mengedepankan protokol kesehatan,” imbuh Huda. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI