19.038 Warga DIY Belum Miliki E-KTP

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019, masih terdapat 19.038 warga DIY yang belum melakukan perekaman e-KTP. Jumlah itu kurang dari satu persen dari total warga DIY yang wajib rekam e-KTP. Menurut Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda DIY Maladi, jumlah penduduk DIY yang wajib rekam e-KTP sebanyak 2.777.614.

"Data per 28 Februari 2019, yang sudah melakukan perekaman 2.758.576 atau 99,31 persen. Yang belum (rekam e-KTP) 19.038 atau 0,69 persen," katanya.

Maladi menyatakan pihaknya melakukan berbagai upaya percepatan agar warga yang belum memiliki e-KTPsegera melakukan perekaman. Salah satunya dengan membuka pelayanan terpadu di Kepatihan pada 20-21 Maret 2019.

"Pelayanan terpadu ini untuk memfasilitasi penduduk DIY yang belum terekam. Kami juga melakukan sosialisasi pada mahasiswa atau siswa yang nantinya berumur 17 tahun. Mudah-mudahan mendekati Hari H Pemilu kita bisa capai angka maksimum untuk perekaman," jelasnya.

Maladi juga menjelaskan, di DIY terdapat 315 Warga Negara Asing (WNA) pemegang Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap). Dari jumlah itu sebanyak 87 orang telah mengurus e-KTP. Dia menegaskan, sesuai peraturan perundang-undangan, mereka tidak mempunyai hak pilih. Maladi menolak berkomentar terkait 14 nama WNAyang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Saya kurang tahu soal itu. (Persoalan DPT) itu ditangani oleh KPU, bukan kami," ucapnya. Ketua Komisi ADPRD DIY Eko Suwanto mendukung upaya percepatan perekaman e-KTP. Ia juga mendorong KPU menyempurnakan pemutakhiran data pemilih. (M-1)

BERITA REKOMENDASI