2,1 Juta Suara Diperebutkan, Pilkada di DIY Serba Ekstra

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Sekitar 2,1 juta suara rakyat akan diperebutkan oleh 9 bakal pasangan calon kepala daerah di tiga kabupaten di DIY, yakni Sleman, Bantul dan Gunungkidul. Dari data sementara yang diperoleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY sebelum dilakukan coklit, jumlah sementara calon pemilih untuk tiga kabupaten tersebut Sleman 843.418 calon pemilih, Bantul 724.761 calon pemilih dan Gunungkidul 609.701 calon pemilih.

Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan kepada KR

, Minggu (6/9) mengemukakan, jika bakal pasangan calon lolos seleksi di KPU, maka diharapkan mereka dapat merebut simpati sesuai dengan aturan main yang sudah ditentukan. Tidak menciderai proses demokrasi, misalnya dengan menerapkan praktik money politics (politik uang).

Menurut Hamdan, proses Pilkada serentak mendatang ini, penuh cobaan. Sehingga dalam pelaksanaanya serba ekstra. Tidak hanya ekstra dana, karena ada penambahan biaya, juga ekstra pengawasannya. Termasuk diantaranya pencegahan tidak terjadinya penularan Covid-19 selama proses Pilkada. “Kita tidak ingin Pilkada di DIY muncul klaster baru, karena akibat kurangnya penegakan protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain kehati-hatian terkait kesehatan, juga perlunya pengawasan dalam proses pelaksanaan demokrasi. Jangan sampai proses memilih pemimpin ini justru diwarnai dengan politik uang. Tak dipungkiri, kondisi ekonomi masyarakat saat ini memang sedang mengalami kesulitan karena pandemi Covid-19. Namun demikian, diharapkan para pemegang hak suara dapat menjaga proses demokrasi dengan baik, dengan tidak melibatkan diri dalam praktik politik uang.

“Pilkada saat ini menuntut tidak ada sehat warganya juga sehat demokrasinya,” ujar Hamdan.

BERITA REKOMENDASI