21 Tahun Menikah Belum Miliki Anak, Pasangan Ini Adopsi Kucing

Editor: Ivan Aditya

Pernah ia mengadopsi 25 kucing, namun saat ini mulai berkurang. Ada yang diminta teman, pun ada yang mati. Saat ini di rumahnya tinggal tujuh kucing saja. “Belum lama ini mati sembilan ekor, kena virus panleukopenia. Yang tersisa ini saya amankan,” terang Denok yang punya kuburan khusus kucing.

Karena dianggap sebagai anak, kucing-kucing tersebut juga dicintai sepenuh hati, tak ketinggalan juga diberi nama. Tertua bernama Simba (usia 8 tahun), lalu Wulandari (7) akrab dipanggil Iwul. Ada pula Belang, Gembul, Ucil, Dea, dan Dora.

Denok pernah membikinkan baju buat para kucingnya itu. Namun binatang itu merasa kegerahan saat berbaju. Takut dan tertekan, akhirnya Denok tak lagi mendesainkan busana bagi para penghuni panti kucing itu.

Uniknya, Denok selalu mengumumkan pada warga bila mendapat kucing di jalanan. Ada yang akhirnya ketemu dengan majikannya. Kalau tidak ada yang mengaku, ia rawat, digabung teman-teman kucing lain.

Karena kebiasaannya itu, tak sedikit yang saat akan meninggalkan rumah menitipkan kucing pada Denok. Bahkan ada yang mau ngasih uang jasa penitipan.

“Tapi saya tidak mau dibayar. Saya melakukan ini karena kecintaan terhadap kucing. Ngopo ndadak dibayar?” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI