23 Siswa Yogyakarta ‘Belajar’ Keragaman dan Kepemimpinan di Riau

YOGYA, KRJOGJA.com – Lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pembangunan Perumahan (Persero), PT Taman Wisata Candi (Persero), PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), PT Primissima (Persero) dan Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Yogyakarta mengirim 23 siswa dari berbagai sekolah SMA/SMK/SLB DIY yang dinyatakan lolos untuk mengikuti Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) ke Propinsi Riau.

Rencananya, mereka akan diberangkatkan Selasa (12/08/2019) dan sebaliknya siswa asal Riau akan 'Belajar' di Yogyakarta pada Kamis (14/08/2019). Kegiatan ini merupakan salah satu program BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) 2019. 

"Melalui program ini, para siswa bisa mengenal Indonesia lebih luas dan mempelajari potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. Dari Program yang rutin diadakan ini, Menteri BUMN berharap menyiapkan calon pemimpin bangsa, terutama BUMN di masa depan," kata Direktur Utama PT TWC (Persero) Budi Setijono di sela pelapasan siswa, Senin (12/08/2019).

Menurut Budi para siswa terpilih ini diharapkan memiliki visi dan sikap kreatif dalam memajukan Indonesia melalui BUMN yang ada. Para siswa diharapkan belajar ke-BUMN-an sehingga memiliki sikap untuk membesarkan BUMN di masa depan karena BUMN adalah perusahaan negara yang berasal dari rakyat. Selain itu, bisa bertukar jaringan atau bersinergi demi kepentingan bangsa.

BACA JUGA :

91 Siswa Yogyakarta Ikut Seleksi Program Nusantara

"Sudah seharusnya siswa ikut membesarkan BUMN itu di masa depan. Melalui ini bisa mendorong regenerasi pimpinan di BUMN dan saat ini sudah banyak direksi muda. Kalau biasanya untuk menjadi direktur umur 50 tahunan, saat ini hanya baru 40 tahun sudah menjadi anggota direksi. Para siswa diharapkan tidak kehilangan kesempatan itu," ungkap Budi.

Sementara itu Corporate Communication Bahana Group I Gede Suhendra mengatakan mereka yang terpilih melalui proses seleksi yang ketat dan merupakan siswa – siswa berprestasi dari Provinsi DIY. Dengan program Siswa Mengenal Nusantara, diharapkan siswa yang mengikuti program SMN ini bisa memiliki wawasan yang luas dan berkembang mengenai Indonesia. Termasuk menjadi sumber daya manusia (SDM) unggulan dan berkualitas bagi kemajuan bangsa.

Melalui program SMN yang telah digagas sejak 2014 oleh Kementerian BUMN ini, kata Gede Suhendra  para siswa SMN akan dibekali wawasan sosial budaya, pendidikan, entreprenership dan wawasan Nusantara. "Tentunya pada kesempatan itu akan disampaikan juga pengenalan masing masing BUMN mulai dari operasional sampai ke produk BUMN. Hal ini agar siswa dapat mengenal BUMN tambahnya.

Dia menegaskan bahwa tujuan program SMN ini adalah untuk menanamkan dan memperkuat rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada 20 orang siswa SMA/SMK dan 3 orang siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). “Kekuatan persatuan Indonesia adalah keragaman kekayaan Nusantara dan berbagai nilai-nilai luhur yang ada di daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan komponen Pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi,” ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI