248 Umat Berkebutuhan Khusus Terima Sakramen Inisiasi

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 248 umat berkebutuhan khusus menerima Sakramen Inisiasi (Komuni Pertama) dari Tunanetra, Tunarungu, Tunagrahita, Tunadaksa, Tunalaras, Tunaganda, Autis,  Gifted, Rabu (12/12/2018) di Gereja Santo Antonius Kotabaru, Yogyakarta.  Orangtua, keluarga,  relawan yang dengan tekun dan setia merawat anak berkebutuhan khusus mendapatkan apresiasi  gereja.  

"Merupakan panggilan luhur untuk menggapai keselamatan, kesucian dalam keluarga. Sebagai rahmat dari Tuhan, anak berkebutuhan khusus juga berhak mendapatkan bimbingan iman," tutur Uskup Keuskupan Agung Semarang Mgr Roberts Rubiyatmoko saat memimpin Perayaan Ekaristi dan Penerimaan Sakramen Inisiasi bagi umat berkebutuhan khusus.  

"Bahagia bisa menyambut Tuhan," ungkap Dimas, salah satu anak berkebutuhan khusus yang menerima Komuni Pertama saat disapa Uskup. Demikian pula Yoyok, orangtua anak berkebutuhan khusus menyebutkan saat ini adalah saat yang ditunggu, bisa melihat anaknya tumbuh dalam iman kepada Tuhan. "Rasanya bahagia melihat anak menerima komuni pertama," ungkapnya kepada Uskup haru. 

Ekaristi ini digelar Vikaris Episkopalis Kategorial Keuskupan Agung Semarang dengan tema Everyone is Special. "Harapan kami bisa menjadi sumbangan bermakna bagi pemajuan hak asasi manusia, menguatkan inklusi," tutur Panitia Valentina Sri Wijiyati.

Sementara, Ipang, salah satu umat yang mengantarkan saudaranya dari Surabaya menjadi salah satu penerima Sakramen Inisiasi menyebutkan acara semacam ini sangat membesarkan hati umat ber kebutuhan khusus. "Banyak peserta dari luar kota dan sangat diharapkan umat berkebutuhan khusus," ucapnya. (M-3)

BERITA REKOMENDASI