25 Tahun Pembunuhan Udin Belum Terungkap, PWI Desak Polda Berterus Terang

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJogja.com – Memasuki tahun ke-25 kasus pembunuhan wartawan Fuad M Syafruddin alias Udin yang belum juga terungkap. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY tetap meminta kepolisian dalam hal ini Polda DIY untuk mengungkap pelaku sebenarnya pembunuh Udin.

“Selama ini masih ada anggapan Dwi Sumaji alias Iwik sebagai pelaku. Padahal PN Bantul telah memutus jika Iwik bukan pelakunya. Putusan ini telah inkrah sehingga harus dihormati siapapun termasuk kepolisian,” tegas Ketua PWI DIY Drs Hudono SH kepada KRJogja.com, Senin (16/8)

Dalam siaran pers yang juga ditandatangani Wakil Ketua Bidang Advokasi Pembelaan Wartawan Ainun Najib SSi SH dan Sekretaris PWI DIY Drs Swasto Dayanto, Hudono menegaskan jika polisi tak mampu mengungkap siapa pembunuh wartawan yang dulu bertugas di Bantul tersebut, PWI mendesak Polda DIY terus terang, “Kibarkan bendera putih, bahwa memang kepolisian tak mampu mengungkap kasus pembunuhan Udin dan dinyatakan secara terbuka,” tegasnya

Pembunuhan Udin jadi preseden buruk lemahnya perlindungan hukum kepada wartawan dan kemerdekaan pers. “Semua pihak terutama kepolisian harus memberi perlindungan kepada wartawan dalam menjalankan profesinya agar terbebas dari segala bentuk ancaman. Baik yang bersifat fisik maupun psikis. Hal ini sejalan dengan Pasal 8 UU Pers bahwa dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum,” jelasnya

Ditegaskan PWI DIY berkomitmen terus mengawal kasus Udin. “PWI DIY juga memiliki komitmen yang kuat untuk terus mengadvokasi wartawan/jurnalis yang karena profesinya mendapat ancaman termasuk harus berhadapan dengan hukum,” ujarnya

Kematian Udin, lanjut Hudono takkan mampu membungkam kemerdekaan pers. “Pers akan tetap kritis mengawal jalannya pemerintahan dan segala dinamika yang berkembang di masyarakat,” tegasnya. (Vin)

 

BERITA REKOMENDASI