25 Warga Purwomartani Terima Ganti Untung Jalan Tol Yogya-Solo Rp26,2 M

Krido menjelaskan pembayaran ganti untung tahap selanjutnya terhadap 294 warga Desa Purwomartani terdampak pembangunan akan diselesaikan sesuai jadwal April 2021. Keseluruhan usulan anggaran pembayaran ganti untung di Seksi 1 yaitu Desa Purwomartani, Desa Tamanmartani, Desa Selomartani, Desa Tirtomartani dan Desa Bokoharjo sebesar Rp 1,3 triliun. Pembayaran ganti untung seksi 1 di lima desa tersebut terhadap 1.688 bidang dengan luas 89,93 Ha dan 1.688 warga terdampak pembangunan Jalan Tol Yogya-Solo ini ditargetkan selesai 2021.

“Pembayaran ganti untung tersebut akan paralel diikuti pembangunan konstruksinya sehingga dijadwalkan selesai 2023 mendatang. Dengan telah dimulainya pembayaran ganti untung ini maka uang yang beredar di masyarakat semakin besar sehingga bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi DIY. Harus diarahkan untuk belanja
produktif bukan konsumtif,” tandas mantan Kepala Pelaksana BPBD
DIY ini.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY GKR Mangkubumi berharap dengan adanya pembangunan jalan tol di DIY bukan berarti sama dengan keberadaan jalan tol lainnya alias hanya sekadar dilewati. Kehadiran jalan tol di DIY justru harus membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dengan mendesain strategi khusus utamanya optimalisasi pintu keluar (exit) tol dan adanya rest area.

“Jangan sampai adanya jalan tol di DIY tetapi hanya dilewati saja dan kita tidak mendapatkan
manfaat apapun. Jadi pintu keluar dan rest area tol yang terbentuk paling tidak mengutamakan para pelaku UMKM yang bisa masuk ke sana. Itu harus diperhatikan benar-benar
agar DIY mendapatkan manfaat dengan keberadaan jalan tol tersebut,” pungkas GKR Mangkubumi. (Ira)

BERITA REKOMENDASI