40 Karya WBTb DIY Diusulkan Penetapan Nasional

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 40 Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal DIY sedang dalam proses penyiapan dan pelengkapan kajian untuk diajukan mendapatkan penetapan secara nasional dari Kemendikbud RI. Pada tahun sebelumnya, 27 WBTb DIY berhasil ditetapkan secara nasional dari 30 karya yang diusulkan.

"Meski tiap tahunnya dari DIY yang ditetapkan meningkat, tapi persyaratannya juga makin berat. Untuk 2019 ini syarat pengusulannya juga kian berat. Tidak bisa lagi hanya sebatas melampirkan video. Tapi harus ada cerita atau pernyataan awal dari narasumber, filosofi dan lainnya," tutur Kepala Seksi Pemeliharaan Pengembangan Warisan Budaya Takbenda Dinas Kebudayaan DIY Sri Wahyuni ditemui KRJOGJA.com di ruang kerjanya, Rabu (27/03/2019).

Dijelaskan Sri Wahyuni, syarat tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas WBTb yang akan ditetapkan. Sehingga tidak hanya sekedar mengejar kuantitas atau banyaknya karya budaya, tapi tetap diimbangi dengan kualitas yang bagus.

Meski diakui wanita yang akrab disapa Yuni tersebut, informasi yang cukup mendadak hanya dalam waktu tiga bulan membuat tim sedikit kelabakan menyiapkan materi untuk dilampirkan. "Apalagi dari kementrian minta kalau bisa dokumentasinya baru. Sementara ada beberapa karya budaya, seperti sejumlah tarian dari Kraton Yogyakarta rata-rata dokumentasinya cukup lama," imbuhnya.

Tidak hanya dalam soal dokumentasi, baik foto maupun video. Tim juga harus kerja ekstra keras melengkapi kajian beberapa karya budaya yang memiliki informasi sangat minim. Karena itu pihaknya menggandeng sejumlah perguruan tinggi, BPCB, TBY maupun stakeholder lainnya untuk turut serta dalam melengkapi kajian tersebut.

"Misalnya kalau untuk tarian, jika ingin dokumentasi baru harus menggelar pentas. Hal itu tentu butuh anggaran tidak sedikit. Tapi di sisi lain memang perlu upaya pelestarian. Sehingga berbagai upaya harus dilakukan untuk mengejar kelengkapan lampiran mendukung pengusulan itu," jelas Yuni.

Untuk dokumen sendiri akan memasuki tahapan sidang pada Agustus mendatang. Sementara Perayaan WBTb akan digelar bulan Oktober 2019 mendatang di Jakarta. Untuk 40 karya WBTb DIY yang diusulkan sendiri, terbagi dalam lima domain, yakni Kemahiran Kerajinan Tradisional, Seni Pertunjukan, Tradisi Eksprtesi Lisan Permainan Tradisional, Pengetahuan dan kebiasaan perilaku mengenai alam dan semesta serta Adat Istiadat, Ritus, Upacara Tradisional. (Feb)

BERITA REKOMENDASI