409 siswa Ikuti Kompetisi Roket Air 2019

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebanyak 409 tim peserta gabungan dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mengikuti kompetisi Roket Air 2019. Kontes tersebut berlangsung di Studion Kridosono Yogyakarta, Sabtu (31/08/2019).

Setelah menyelenggarakan ‘Workshop Roket Air dan Roket Berparasut’ rangkaian kegiatan roket air Taman Pintar memasuki puncak acaranya yaitu ‘Kontes Roket Air 2019. Peserta yang mengikuti kontes berasal dari Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Baca juga :

Aksi Tolak Rasisme di Yogyakarta Kondusif
Penghapusan Denda Tunggakan PBB Berakhir Hari Ini

Kontes Roket Air ini diselenggarakan untuk meningkatkan minat siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi melalui suatu pembelajaran sains yang menyenangkan. Selain itu denan even ini dapat memperkenalkan teknologi kedirgantaraan kepada siswa sejak dini.

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengungkapkan kontes roket tersebut diselenggarakan tak hanya mencari sang pemenang, namun para peserta dilatih memperdalam ilmu pengerahuan. Dengan ilmu tersebut diharapkan para siswa dapat mengembangkan dalam bentuk yang sebenarnya.

"Peserta bisa memperoleh sebuah teori tentang keanehan. Masing-masing dari mereka mencatat apa yang dikerjakan dan apa yang mereka lihat. Jika didapatkan kesalahan, mereka bersama-sama belajar memukan ilmu didalamnya," kata Heroe dalam sambutannya di pembukaan kontes roket.

Selain itu melalui ajang perlombaan tersebut para pelajar dapat lebih mencintai ilmu sains dan memperdalam ilmu pengetahuan dengan lebih baik. Mereka juga diberikan ruang untuk terus berkembang.

Kontes Roket Air 2019 mengaplikasikan kemampuan aerodinamika roket untuk menembak sasaran tembak. Untuk kategori SMA roket air harus melewati penghalang berupa net terlebih dahulu sebelum mencapai sasaran tembak.

Uniknya peserta diwajibkan membuat sendiri roket yang akan diluncurkan. Penentuan pemenang berdasarkan nilai ‘R’ atau jarak dari titik jatuh roket ke pusat sasaran yang terkecil dari 2 kali kesempatan peluncuran.

Sehari sebelum kontes, peserta diperkenankan untuk uji coba launcher di lokasi kontes. Sistem pertandingan roket air mode tembak sasaran bertujuan untuk mendapatkan roket air yang meluncur dengan stabilitas yang baik dan tepat pada sasaran yang berjarak 80 meter dari titik peluncuran.

Pemenang kontes roket air nantinya akan diikutsertakan dalam even tingkat nasional di Jakarta pada tanggal 27 – 29 September 2019. Pemenang juga nemiliki kesempatan untuk mengikuti kontes serupa tingkat internasional di Jepang pada bulan November 2019 mendatang. "Melalui kegiatan tersebut, para peserta bisa memperoleh banyak wawasan meningkatkan kecakapan hidup mereka," pungkasnya.

Kontes digelar pada tanggal 31 Agustus 2019 di Stadion Kridosono Yogyakarta. Tahun ini, tingkat antusiasme sekolah untuk mengikuti cukup tinggi, angkanya meningkat hampir 50 persen dari tahun sebelumnya. (Ive)

BERITA REKOMENDASI