4371 Pendamping PKH DIY Diminta ‘Luluskan’ Keluarga Miskin

YOGYA, KRJOGJA.com – Pada 2020 tercatat 4371 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) menjalani pelatihan melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS). Diharapkan, mereka mampu mendampingi masyarakat miskin agar segera tergraduasi atau lulus melalui pemanfaatan teknologi.

Prof Syahabuddin, Kepala Badan Pendidikan,Penelitian dan Penyuluhan (BP3S) Sosial Kemensos RI mengatakan pendamping PKH harus menjadi sumber daya manusia yang unggul dan siap dalam menghadapi dinamika perubahan. Saat ini, kemajuan teknologi harus pula dikuasai sehingga membuka peluang lebih lebar penerima manfaat PKH untuk mengembangkan ekonomi dan tergraduasi.

“Salah satu perubahan seperti saat ini adalah situasi pendemi covid 19. Pendamping dituntut kreatif dalam mendampingi keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dengan meminimalisir pertemuan secara langsung. SDM PKH harus melek teknologi sehingga memanfaatkan IT dalam melaksanakan tugasnya sekaligus membuka peluang lebih besar pada masyarakat yang didampingi,” Syahabuddin dalam workshop dua hari di DIY, Kamis (3/12/2020).

BBPPKS Yogyakarta sendiri telah menyelesaikan pelatihan 100 persen sesuai jumlah peserta yang ditargetkan. Masa pandemi ternyata tak menyurutkan kinerja sebagai upaya mendukung percepatan masyarakat sejahtera khususnya di DIY.

BERITA REKOMENDASI