71 Tahun Kedaulatan Rakyat, Konsisten Menjaga Pers Pancasila

TUJUH puluh satu tahun lalu, ketika Kedaulatan Rakyat lahir, tentu tak terbayangkan teknologi media massa akan seperti sekarang. Koran ini lahir dengan kertas tak secerah sekarang, demikian juga teknologi cetaknya sangat sederhana. Segalanya juga lahir secara sederhana.

Namun yang membedakan, adalah latar belakang ketika Samawi – Wonohito dan kawan-kawan yang membidani koran ini. Semangat mengawal kemerdekaan negara. Dengan idealisme tinggi, meski nyawa adalah taruhannya. Karenanya, hingga saat ini KR tetap konsisten menjaga NKRI. Berita konflik dibuat menjadi lebih punya nilai solusi.  

Ketegasan sikap ketika terjadi percobaan kudeta gerakan 30 September PKI misalnya, KR udah tegas membela pemerintah yang sah, pada edisi 1 Oktober 1965. Sementara banyak media yang masih ragu peristiwa tersebut, karena propaganda PKI.

Pers Pancasila yang selalu digunakan sebagai landasan sikap, selalu membawa KR menjadi koran yang cermat berpolitik. Dalam KR edisi perdana, 27 September 1945 sudah terlihat. Pilihan berita 'Kekoeasaan Pemerintah Daerah Yogyakarta' berisikan bahwa Komite nasional Daerah, melalui ketuanya Moh Saleh menjamin seluruh kekuasaan  sudah ditangan pemerintah RI. Bahkan dalam edisi pertama tersebut, berhasil menyuguhkan wawancara dengan Bung Karno. Intinya memberi semangat, bahwa Indonesia merdeka adalah ciptaan bangsa Indonesia sendiri. (Octo Lampito)

BERITA REKOMENDASI