75 Kilogram Mi Berformalin Dibakar

YOGYA, KRJOGJA.com – Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) DIY Senin (12/6/2017) memusnahkan 75 kilogram mi berformalin di halaman kantornya. Mi dan beberapa penganan berbahan berbahaya tersebut didapatkan dari penyitaan di Pasar Piyungan Bantul beberapa waktu lalu.

Kepala Balai POM DIY I Gusti Ayu Adhi Aryapatni mengatakan 75 kilogram mi basah berformalin tersebut didapatkan pada Sabtu (10/6/2017) lalu saat timnya melakukan operasi bahan pangan masa Ramadhan 2017. Menurut dia, dalam operasi yang sengaja digelar pagi buta tersebut Balai POM juga mengamankan satu pemilik distributor berinisial SAH yang dinilai bertanggungjawab melanggar Undang-Undang RI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

"Untuk menyampaikan pada masyarakat bahwa bahan pangan dengan formalin ini berbahaya maka kami putuskan untuk segera dimusnahkan. Kami sampaikan bahwa siapa saja yang memperjualbelikan bahan pangan dengan bahan berbahaya akan berhadapan dengan hukum, ancaman hukumannya tak main-main 5 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar," tegasnya.

Setelah mendapatkan hasil operasi tersebut kini Balai POM DIY terus mengembangkan kasus tersebut untuk mendapatkan produsen utama yang diduga memproduksi jauh lebih banyak. "Kami juga bekerjasama dengan instansi terkait untuk mencari produsen utamanya, kami tak ingin masyarakat dirugikan dengan adanya pangan berbahan berbahaya," imbuhnya.

Balai POM DIY sendiri terus melakukan tindakan preventif dengan mengawasi sarana pangan selama Bulan Ramadhan ini. Total 111 sarana pangan diawasi di mana 81 sarana terindikasi tak memenuhi ketentuan yakni kemasan rusak, kadaluarsa dan tanpa ijin edar.

"Kami juga menghimbau dan tak hentinya mengharapkan agar masyarakat cerdas sebelum membeli bahan makanan. Jangan terlena dengan lokasi beli yang mentereng, namun tetap cek KLIK (Kemasan, Label, Ijin Edar dan Kadaluarsa)," pungkasnya. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI