82 WNA di Yogya Miliki E-KTP

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Delapan puluh dua orang warga negara asing (WNA) yang tinggal di Kota Yogya mengantongi Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP. Data kependudukan tersebut diterbitkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogya lantaran sesuai dengan ketentuan perundangan.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Dindukcapil Kota Yogya Bram Prasetyo, memaparkan dasar pemberian e-KTP untuk WNA tersebut diatur melalui UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan dan UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan UU Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. ”KTP elektronik bagi warga asing hanya bisa diterbitkan bagi yang memiliki izin tinggal tetap yang dikeluarkan oleh Imigrasi,” tandasnya.

WNA yang mengantongi e-KTP itu pun tidak dominan dari satu negara, melainkan dari berbagai negara baik dari Amerika, Eropa dan juga dari Asia. Sebagian besar warga negara asing yang mengurus e-KTP di Kota Yogya memiliki profesi sebagai pengajar atau pelajar sehingga tinggal cukup lama di Indonesia.

Bram menjelaskan, dalam aturan penerbitannya, biodata yang ditampilkan dalam fisik e-KTP untuk WNA hampir sama dengan e-KTP untuk warga negara Indonesia. Masing-masing memuat nomor induk kependudukan (NIK), nama, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, agama, pekerjaan, dan kewarganegaraan serta memuat masa berlaku.

”Yang membedakan hanya isian pada kolom kewarganegaraan dan masa berlakunya. Masa berlaku tidak seumur hidup, namun disesuaikan dengan masa tinggalnya,” imbuhnya.

Pihaknya pun memastikan, WNA yang mengantongi e-KTP tersebut tidak masuk dalam data pemilih Pemilu 2019. Selain tidak memiliki hak pilih, e-KTP WNA tersebut hanya digunakan untuk kepentingan administrasi kependudukan. Oleh karena itu, data kependudukannya pun tidak akan bisa disalahgunakan untuk kepentingan politik. (Dhi)

BERITA REKOMENDASI