ACT Kulonprogo Fokus Ketahanan Pangan

YOGYA, KRJOGJA.com – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Kulonprogo sudah terbentuk sejak Oktober 2020 dan sudah tiga bulan ini memfokuskan ketahanan pangan dengan membantu sistem pengairan bagi petani setampat karena sebagian besar wilayah pertanian Kabupaten Kulonprogo adalah sawah tadah hujan.

“ACT pada dasarnya fokus pada kemanusiaan. Khusus di Kulonprogo difokuskan pada ketahanan pangan terutama sistem perairan sawah petani. Hal ini menjadi salah satu dari 8 fokus sosial bagi kemanusiaan yang dijalankan ACT,” kata Kacab ACT Kulonprogo M Syamsul Henda saat bersilaturahmi dengan Public Relation Kedaulatan Rakyat Suci Aryadien di Redaksi, Rabu (6/1). Ikut mendampingi Resa Gustanto (Marketing), M Haidar Hilmi (Program), Anindita Destriana Sari (Komunikasi) dan Febriana Tika Indahsari (Admin dan Finance).

Syamsul menjelaskan pihaknya sudah masuk di sembilan dari 12 kecamatan untuk membantu permasalahan sosial masyarakat. Khusus perairan persawahan pihaknya fokus di enam kecamatan seperti di Samigaluh karena ada 200 hektare persawahan mengandalkan tadah hujan.

“Kami membantu pengadaan sumur wakaf untuk irigasi warga. Total ada 500 hektare pertanian warga mengandalkan tadah hujan. Selain pengairan, ACT juga fokus pada delapan bidang kemanusiaan lainnya seperti humanity food center, humanity education center, social entrepreneurship dan emergency call untuk kebencanaan.” ungkap Syamsul.

BERITA REKOMENDASI