Ada di Museum Sandi, Pesan Rahasia Ditato Dikepala Budak

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRJOGJA.com – Seorang budak pada hakikatnya adalah mengabdi kepada sang raja. Saking setianya kepada raja, budakpun sampai rela mati. Seperti yang dilakukan oleh budak yang hidup pada zaman Yunani di Persia, budak rela dibunuh setelah menyampaikan pesan rahasia sang raja.

Dalam 'History of Herodotus' pada abad VI SM. Herodotus adalah seorang raja Yunani yang manato tubuhnya sebagai tanda kelahirannya. Selanjutnya, pada zaman itu menurut catatan Herodotus, ketika raja persia menyampaikan berita dari istana untuk dibaca kepada menantunya Aristagiras yang sedang dipenjara oleh Raja Daraius di Melitus. 

Dari informasi yang diperoleh, cara berkomunikasinya menggunakan teknik kriptografi (ilmu atau seni yang mempelajari kerahasiaan). Melalui budak yang disalah satu tubuhnya terdapat pesan tersebut. Pun menggunakan tato sebagai bentuk pesan rahasia.

"Caranya, kepala seorang budak setia digunduli. Lalu, pesan atau berita ditulis (tato) di atas kulit kepala budak tersebut dan mengirim budak itu setelah rambutnya cukup panjang menutupi tulisan ke tempat tujuan melalui penjagaan musuh. Ketika, diperiksa di pintu gerbang memang sang budak tidak membawa pesan apa-apa dan budak dibiarkan masuk lewat begitu saja tanpa dicurigai. Sesampainya ditempat tujuan, barulah budak tersebut dicukur oleh si penerima pesan untuk dapat dibaca pesannya rahasia tersebut," tutur Ima Eldisa, edukator museum sandi Yogyakarta kepada krjogja.com.

Ditambahkan, pesan rahasia tersebut dapat dikirim setelah rambut budak tumbuh. Artinya, pesan tersebut ditujukan tidak secara mendesak, bisa saja baru satu bulan setelah ditulis baru diantar ke penerima. 

"Setelah pesannya sudah sampai kepada penerima dan selesai dibaca, nanti selanjutnya budak akan dibunuh supaya mengamankan pesan yang ada dikepala," ucapnya sembari menunjukan bagian tulisan dikepala budak. 

Dibunuhnya budak menurutnya merupakan bentuk kesetiaanya kepada raja tersebut. Hal tersebut disampaikan Ima pada saat berkunjung ke Museum Sandi Indonesia yang ada di Yogya. Tidak hanya menyimpan persandian di Indonesia juga merekam segala persandian yang ada di Indonesia dan dunia.

Museum Sandi berlokasi di Jalan Faridan M Noto No 21, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. (Ive)

 

BERITA REKOMENDASI