Ada Kelompok Ingin Kacaukan NKRI

YOGYA (KRjogja.com) – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H Yaqut Cholil Qoumas mensinyalir ada kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengacaukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka memanfaatkan momentum Demo 411 di Jakarta dan menunggangi rencana demo susulan 2511.

"Saya dapat info, bahwa ada kelompok-kelompok radikal yang sudah berbaiat siap mati untuk mengacaukan situasi negeri ini," ungkap Yaqut Cholil Qoumas kepada Ketua PWI DIY, Jumat (11/11/2016). Untuk itu, semua elemen bangsa harus bersatu padu untuk menjaga agar NKRI tidak pecah dan tetap berdiri kokoh.

Soal kasus Al Maidah 51 menurut Yaqut, sangat complicated. Ada yang murni karena memang merasa tersinggung agamanya dinistakan. Ada yang ingin menggunakan momentum ini untuk melengserkan presiden dan ada juga proxy dari luar yang ujungnya menguasai resource yang dimiliki oleh negeri ini.

Proses hukum Ahok hàrus dilanjutkan. Soal salah atau tidak biar pengadilan yang menentukan. Pimpinan Pusat GP Ansor mengimbau umat beragama dan seluruh elemen bangsa untuk menghormati proses hukum. Selanjutnya, umat beragama dan seluruh elemen bangsa menghargai apapun yang nanti menjadi keputusan pihak berwenang terkait dugaan penistaan agama.

Sebagai salah satu saluran demokrasi, boleh-boleh saja demo kembali dilakukan tanggal 25 November besok. Tetapi harus hati-hati kelompok-kelompok yang memang memperjuangkan keadilan bagi agama yang merasa dilecehan, jangan sampai dimanfaatkan oleh mereka yang ingin membelokkan pada runtuhnya kebangsaan dan persatuan negeri tercinta Indonesia.

Kepada kader GP Ansor dan Banser seluruh Indonesia, Yaqut kembali menegaskan larangannya untuk terlibat demo. "Saya larang kader Ansor dan Banser terlibat dalam demonstrasi apapun alasannya. Akan tetapi, untuk urusan pengamanan kader boleh terlibat. Tetapi itupun hanya boleh dilakukab jika negara memanggil. Meminta melalui aparat keamanan," tegasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI