Ada Sardjito Fair dan Hari Peduli Sampah Nasional

Editor: Ivan Aditya

ACARA Car Free Day 'Toegoe Jogja Festival' (TJF) akan disemarakkan 'Sardjito Fair' dan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019. Digelar Minggu (17/3) di Jl Margo Utomo Yogyakarta, mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Acara ini merupakan media edukasi kesehatan, sekaligus cara mengelola sampah untuk hidup bersih dan bernilai. TJF didukung Pemkot Yogyakarta, KR Grup, RSUP Dr Sardjito dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.

'Sardjito Fair' digelar dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-37 RSUP Dr Sardjito dengan tema 'Sardjito Hebat, Rakyat Sehat'. Acara ini merupakan media edukasi kesehatan untuk semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya mengkampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), beberapa Kelompok Staf Medik (KSM) seperti KSM Mata, KSM Anestesi, KSM Anak, KSM Ortopedi, KSM Jiwa dan KSM lain yang ada di lingkungan RSUP Dr Sardjito turut memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

"Salah satunya adalah permasalahan kejiwaan atau gangguan kesehatan mental, yang seringkali dikaitkan dengan adanya faktor psikologis tertentu, seperti stres berkepanjangan. Sebenarnya, masih ada beberapa faktor yang dapat berpengaruh pada munculnya gangguan kejiwaan. KSM Kesehatan Jiwa menyediakan screening terhadap gangguan maupun penyakit kejiwaan sehingga masyarakat dapat berkonsultasi tentang permasalahan kejiwaan yang dirasakan," jelas DR Dr Darwinto SH SpB(K) Onk, Dirut RSUP Dr Sardjito dalam siaran persnya.

Ada juga booth Stunting, yang merupakan gangguan gizi kronik (waktu lama) pada anak yang disebabkan kurangnya asupan gizi saat masih dalam kandungan dan 1000 hari awal kehidupan anak yang berdampak pada tinggi badan anak lebih pendek dari anak lain seusianya. "Pada Sardjito Fair kali ini, selain melakukan edukasi tentang stunting, KSM Anak juga akan melakukan screening penyakit jantung bawaan dan tumbuh kembang pada anak-anak," katanya.

Banyaknya informasi yang belum tentu kebenarannya terkait dengan pengobatan menggunakan obat tradisional akan dikupas tuntas di stan Poli Herbal. Selain itu, masyarakat juga dapat mengetahui proses persiapan obat tradisional mulai dari peracikan, pengemasan, pendistribusian hingga penggunaan masing-masing obat dalam fungsinya sebagai penunjang. Sedangkan bagi masyarakat yang mendambakan kehadiran buah hati, bisa mengunjungi booth Instalasi Kesehatan Reproduksi yang menyediakan konsultasi tentang infertilitas dengan layanan unggulan Bayi Tabung.

Masih banyak lagi stan konsultasi kesehatan bersama KSM Ortopedi, KSM Penyakit Dalam, KSM Jantung Klinik Akupuntur, Instalasi Gizi, Instalasi Gawat Darurat dan Instalasi Sanitasi. Selain mendapatkan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis, masyarakat juga dapat mengetahui pengelolaan limbah melalui bank sampah dan juga sistem komposting di lingkungan rumah sakit.

Menurut Kepala DLH Ir Suyana, DLH kota Yogyakarta akan menyelenggarakan puncak acara peringatan 'Hari Peduli Sampah Nasional (HSPN) 2019' dengan tema 'Kelola Sampah untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai' dalam kegiatan ini akan ada beberapa program antara lain: lomba mewarnai peduli lingkungan dan sampah untuk kelompok TK, lomba yel-yel kelola sampah (SD), lomba Recycle Fashion Show (Umum).

"Selanjutnya akan ada komitmen kota Yogyakarta menuj Bebas Sampah 2025, Deklarasi Batasi Plastik dan Pilah Sampah, pencanangan jargon #TIDAKNYAMPAHBISA dan event tanpa sampah, expo potensi kelola sampah dan karya lingkungan, dialog interaktif HPSN 2019, gelar pelajar se-Kota Yogyakarta dan Gebyar kuliner Gandeng Gendong," pungkas Suyana. (Dev)

BERITA REKOMENDASI