‘Gema Takbir Njeron Beteng’ Ingin Perbaiki Image Alkid

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Angkatan Muda Muhammadiyah Kraton kembali menggelar ‘Gema Takbir Njeron Beteng’ bertempat di pelataran Sasana Hinggil Alun-Alun Selatan, Sabtu (24/06/2017) malam. Diikuti 17 kelompok dari Masjid, Mushola dan Kelompok pengajian anak di kawasan Jeron Beteng, acara yang mengambil tema ‘Dakwah Menggembirakan Menuju Yogyakarta Berhati Nyaman’ ini ingin mengubah image Alkid yang selama ini dikenal sebagai pusat hiburan menjadi lokasi dakwah Agama Islam.

Guntur Aji Hidayatullah, Ketua Panitia ‘Gema Takbir Njeron Beteng’ mengatakan, kegiatan yang telah berlangsung sejak 2015 lalu ini kini semakin meriah dengan jumlah peserta yang bertambah hingga 17 kelompok. Menurut dia, antusiasme muda-mudi di kawasan Jeron Beteng untuk melantunkan gema takbir secara kreatif terus bertambah hingga penyelenggaraan tahun 2017 ini.

"Tujuan kami pertama ingin melakukan syiar Agama Islam dengan cara tang menyenangkan dan bisa dinikmati masyarakat luas. Tahun ini ada 17 kelompok yang memastikan ikut serta dan sangat luar biasa menurut kami," ungkap di Kantor DPRD DIY, Jumat (23/06/2017).

Pemilihan lokasi Alkid sebagai lokasi menurut Guntur bukan tanpa sebab. Image Alkid yang selama ini lekat dengan hiburan dan tempat wisata ingin disempurnakan menjadi lokasi syiar agama Islam.

"Kami ingin ubah image Alkid yang selama ini hanya tempat hiburan dan rekreasi saja menjadi lebih komplit, jadi hiburan yang huga syiar agama. Mudah-mudahan masyarakat luas bisa datang dan menyaksikan mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB," lanjutnya.

Arif Prabowo Wakil Ketua Gema Takbir Njeron Beteng menambahkan setiap kelompok nantinya bakal membawa maskot yang juga menjadi satu unsur penilaian juri. "Masing-masing akan display gerakan dan kreativitas selama 7 menit di pelataran Sasana Hinggil. Penilaian meliputi Takbir Terbaik, Kreativitas Sesuai Tema, Maskot serta Gerak dan Lagu," terangnya.

Tiga terbaik bakal mendapat piala dan uang pembinaan masing-masing Rp 1 juta, Rp 750 ribu dan Rp 500 ribu. Wakil walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan salah satu kerabat Kraton, GBPH Prabukusumo juga dijadwalkan hadir dalam acara tersebut serta membuka secara langsung. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI