“Jamu Jahat” Penyebab Aksi Klithih

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Dua kasus kekerasan jalanan “Klithih” kembali terjadi di wilayah DIY beberapa hari terakhir dengan korban tak bersalah seperti pengemudi ojek online yang sedang mengantar penumpang. Padahal, berbagai tindakan telah dilakukan baik oleh Pemda maupun aparat penegak hukum untuk mengantisipasi kejadian tersebut.

Banyak pihak terus menyoroti maraknya kasus kekerasan jalanan di Yogyakarta. Dwi Wahyu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY pun buka suara terkait masih terjadinya klithih yang memakan korban tak bersalah.

Menurut Dwi, salah satu pangkal yang wajib diperhatikan yakni maraknya peredaran ‘jamu jahat’ di wilayah DIY yang bahkan dinilai tak terendus aparat. “Bayangkan saja gampang sekali mendapatkan jamu jahat narkoba ini, dari dapat resep ditebus di apotek hingga di penambangan pasir saja ada, ini memprihatinkan sekali,” tandas Dwi, Selasa (4/2/2020).

Dwi menilai hal tersebut harus menjadi perhatian terutama bagi pemangku kebijakan dan aparat penegak hukum. Memberantas klithih menurut dia harus dilakukan dari hulu hingga hilir.

“Peredaran narkoba ini harus jadi perhatian betul, kita harus lawan bersama. Kalau mengandalkan pengawasan orangtua saja nyatanya tetap kecolongan karena mereka mengelak dan tak percaya anaknya melakuka  hal itu,” ungkapnya lagi. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI