Aiptu Suyono ‘Jualan’ Bensin, Terima Penghargaan dari Pimpinan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Niat baik ternyata berbuah baik pula. Itulah yang dirasakan Aiptu Suyono, anggota Polsek Ngampilan yang sehari-hari bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Notoprajan Ngampilan Yogya.

Ia mengucap syukur atas apa yang didapatkan dari pimpinan. Hal itu tidak lepas lantaran kerja kerasnya berbuah ‘manis’. Senin (13/07/2020) dirinya menerima penghargaan dari Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Sudjarwoko, yang berlangsung di halaman mapolres setempat.

Penghargaan diberikan menyusul viralnya ‘kebiasaan’ Aiptu Suyono ‘jualan’ bensin alias membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama kepada pengendaraan sepeda motor yang kehabisan bahan bakar minyak (BBM). Bermula dari rasa kasihan ketika melihat seorang pengendara sepeda motor harus ‘nuntun’ karena kehabisan bensin. Setelah memberi pertolongan, giliran berikutnya ‘Pak Yono’ setiap hari selalu menyediakan bensin.

Muncul ide dari Pak Yono membawa selang dan botol bekas air mineral diisi bensin, dimasukkan dalam boks motor. Ketika bertugas keliling wilayah Kelurahan Notoprajan. Kebiasaan yang dilakukannya bukan untuk ‘dialem’, melainkan murni ingin membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

Jika kemudian apa yang dilakukannya mendapat respons positif dari masyarakat dan pimpinannya, hal itu patut disyukuri. “Saya berterima kasih kepada Pak Kapolsek, Kompol Endro Wahyono SH MM yang senantiasa memberi motivasi kerja pada diri saya,” ujar Pak Yono.

Pak Yono bertutur, Selasa (07/07/2020) sore saat dirinya nge-PAM acara pembagian sembako salah seorang anggota DPRD Kota, dirinya melihat seorang laki-laki mendorong sepeda motor karena kehabisan bensin. Ketika ditawari apa mau diberi bensin, semula laki-laki itu menolak. Namun berkat pendekatan yang familier, akhirnya tawaran Pak Yono diterima. “Saat itu rasanya lega,” kata Pak Yono, Sabtu (18/07/2020). Bisa dibayangkan jika tawaran baiknya tetap ditolak, selain kecewa dirinya tentu merasa malu.

Beberapa hari kemudian, setelah Pak Yono menyediakan selang dan bensin, secara kebetulan melihat seorang perempuan sedang mendorong sepeda motor karena kehabisan bensin. Saat itu Pak Yono melintas di Jalan Letjen Suprapto, dengan refleks sebagai pelayan dan pelindung masyarakat segera memberikan bantuan.

Diambilnya selang dan bensin di boks motornya, kemudian dipindahkan ke sepeda motor milik perempuan tersebut. Lagi-lagi Pak Yono merasa lega, karena niat baiknya diterima dengan baik pula oleh masyarakat

Pak Yono sama sekali tidak menyangka apa yang dilakukan dengan tulus (tanpa pamrih) itu viral di media sosial (medsos). Bahkan apa yang dilakukannya mendapat perhatian dari pimpinannya, baik di Polsek Ngampilan maupun di Polresta Yogya. Rasa syukur Pak Yono tentu saja juga disyukuri oleh istrinya, Widayati Sri Lestari.

Sang istri selalu mendukung apa yang dilakukan Pak Yono dalam bekerja sehari-hari. “Sudah menjadi tugas dan kewajiban saya untuk memberi pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Pak Yono terkait dengan ‘kerja sampingan’ kesehariannya sebagai Bhabinkamtibmas Kelurahan Notoprajan.

Pak Yono menyadari apa yang dilakukan sebenarnya merupakan tugas keseharian yang harus dijalankan sehari-hari sebagai anggota polisi. Selain itu, tanpa bantuan rekan-rekan seprofesinya tentu dirinya tidak bisa meraih penghargaan. Salah satu pendukung dirinya mendapat penghargaan, tidak lain adalah Kapolsek Ngampilan Kompol Endro Wahyono SH MM. “Beliau selalu memberi semangat pada saya agar bekerja dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan,” ujar Pak Yono. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI