Aisyah Ayun, Volunteer Internasional Bantu Anak TKI di Malaysia

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Aisyah Ayun Khoirurrizki mengikuti kegiatan volunteer internasional yang diselenggrrakan oleh Saudara Satu Negara di Kuala Lumpur Malaysia., Masiswa prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD)

“Saya ikut berkontribusi menjadi volunteer internasional untuk membantu anak-anak Tenaga Kerja Indonedia/TKI dan sekolah darurat di Kuala Lumpur Malaysia,” kata Asiyah Ayun Khoirurrizki, Senin (17/02/2020).

Aisyah Ayun menceritakan, setelah mengikuti seleksi dan dinyatakan lolos, 30 Januari 2020 dirinya berangkat ke Malaysia. “Saya disambut panitia dan Kedutaan Besar Indonesia di Malaysia,” ujarnya.

Baca juga :

Kali Ketiga, Guiding Block di Jalan Suroto ‘Menghilang’ Lagi
Terlibat Kejahatan Jalanan, 11 Remaja Diamankan

Setelah itu esok harinya melakukan aktivitas yakni di Surau Al Ikhlas Selangor, tempat TKI Indonesia dan Bangladesh, Kampung Bahru, Sekolah Darurat warga Somalia dan Darul Ilmi juga bagian Muhammadiyah di Malaysia. Selama di Malaysia, 30 Januari hingga 2 Februari 2020, tidak hanya kegiatan volunteer, tetapi juga leadership development atau pelatihan kepemimpinan diberikan di Universiti Malaya dengan pembicara dari 3 negara, Mr Ala Bakar (Pakistan), Mr Fareey (Malaysia) dan Mr Agasta (Somalia).

Para delegasi diberikan tugas membuat karya tulis dengan isu ekonomi, sosial, kesehatan dan pendidikan. “Para delegasi diharapkan untuk mencari permasalahan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan solusi menurut ide pribadi,” ucapnya.
Aisyah Ayun dalam forum tersebut melontarkan ide, supaya anak-anak Indonesia, khususnya TKI tetap mendapatkan haknya untuk belajar, dimudahkan akses pendidikan yang layak, hak hidup dan hak untuk meraih cita-citanya. “Selama di Malaysia saya mengajar di TPA sekitar 50 anak TKI dan 26 anak Somalia yang mencari suaka,” ucapnya.

Ide, dedikasi dan ispirasi dan aplikasi Aisyah Ayun di forum Saudara Satu Negara dianggap luar biasa, pihak penyelenggara memberikan sebuah penghargaan sebagai ‘The Most Inspire Delegate’. Atas ide, dedikasi dan insipirasi diharapkan ditularkan kepada seluruh delegasi dalam mengajar dan mengkonsep pendidikan di Sekolah Darurat maupun di Taman Belajar Alquran. (Jay)

BERITA TERKAIT