Ajang Unjuk Karya Kreatif Siswa SMK

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY kembali mengadakan Pameran Klinik Sains SMK 2018 di halaman Kantor Disdikpora, Jalan Cendana Yogyakarta, 21-22 November. Pameran menampilkan 50 karya inovatif terbaik siswa-siswi dari 30 SMK se-DIY.

Kepala Dinas Dikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pameran ini menjadi ajang unjuk karya para siswa SMK, sekaligus memotivasi siswa SMK untuk menuangkan ide gagasan dalam bentuk produk teknologi terapan. "Perlu diciptakan iklim yang bisa mendorong siswa menciptakan produk-produk kreatif. Pameran ini salah satu caranya," terang Baskara kepada wartawan disela pembukaan Pemeran Klinik Sains, Rabu (21/11/2018).

Menurut Baskara, dari pameran-pameran serupa yang telah diselenggarakan, muncul produk-produk kreatif dari siswa SMK di DIY yang dilirik oleh investor untuk dikembangkan. Salah satunya alat yang mampu mengeluarkan suara garengpung yang ternyata mampu merangsang pertumbuhan tanaman kentang. Ada lagi alat sensor yang membantu nelayan mengetahui bahwa jaring tangkapan ikan telah penuh. "Diharapkan akan terus muncul karya inovatif dari siswa SMK," katanya.

Salah satu karya inovatif yang dipamerkan adalah alat pencuci beras dari toples bekas 'Tarrossuper' karya Muhammad Hidayatul Mustafit, siswa kelas XII Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), SMK Negeri 1 Bantul. Alat ini untuk mempermudah dalam proses pencucian beras. "Keuntungan mencuci beras dengan alat ini, beras lebih bersih dan tidak ada beras yang terbuang saat memisahkan beras dengan air. Selain itu prosesnya cepat," kata Mustafit.

Ada juga produk briket konus pinus merkusii karya siswa SMK Negeri 1 Samigaluh sebagai bahan bakar alternatif memasak. Kemudian potensi arang aktif tempurung kelapa sebagai absorbent emisi gas pada kedaraan bermotor. Lalu ada pemanfaatan micropump ramah lingkungan untuk pemenuhan air pertanian dan rumah tangga. (Dev)

BERITA REKOMENDASI