Akhir 2021, Kecepatan Internet Indonesia “Gbps”

Editor: KRjogja/Gus

YOGYA, KRJOGJA.com – Teknologi 5G mulai terdengar kehadirannya di Indonesia. Berbagai stakeholder seperti vendor jaringan, operator, regulator dan juga vendor smartphone sudah mulai mengambil ancang-ancang untuk siap menggelar layanan 5G di Indonesia.

Shannedy Ong, Country Director Qualcomm, mengatakan jaringan berbasis teknologi 5G menjanjikan kecepatan akses internet yang semakin kencang dibandingkan teknologi sebelumnya, serta latency atau tingkat delay yang sangat kecil. Jika pada teknologi 4G kecepatan akses internet mencapai 100 Mbps (Megabyte per second), maka teknologi 5G mampu menyajikan kecepatan hingga 10 Gbps (Gigabyte per second).

“Ini berarti kecepatan 5G mencapai seratus kali lebih cepat dari teknologi 4G. Sebagai gambaran, dengan kecepatan 5G tersebut, memungkinkan untuk mengunduh film dengan durasi 2 jam hanya membutuhkan waktu 3,6 detik. Selain itu teknologi 5G juga menjanjikan tingkat latensi yang berkurang secara signifikan, teknologi 5G memiliki waktu loading yang lebih cepat, serta tingkat responsif yang meningkat jauh,” ungkapnya dalam OPPO 5G Academy daring (4/2/2021).

Qualcomm menurut Shannedy sudah mempersiapkan piranti penunjang 5G sejak 2019 lalu dan antusias menantikan jaringan masuk ke Indonesia. Apalagi, kini teknologi 5G mendapat perhatian luar biasa dari stakeholder bidang telekomunikasi dunia.

“Lebih dari 20 operator dan 20 OEM yang sudah siap untuk menggelar layanan 5G. Dibandingkan dengan awal komersialisasi teknologi 4G yang pada 2010 saat itu baru ada 2 operator dan 2 OEM yang sudah siap. Ini berarti tingkat antusiasme 5G lebih tinggi 10 kali kali lipat,” sambungnya.

Sukaca Purwokardjono, Deputy CEO Mobility Smartfren Telecom menyambung, pihaknya kini sedang menunggu kepastian regulasi pemerintah yang diprediksi akan mulai muncul akhir 2021 ini. Smartfren pun mengaku sudah mempersiapkan ujicoba jaringan 5G di Indonesia dan hasilnya sangat memuaskan.

BERITA REKOMENDASI