Akibat PPKM, Kinerja Perbankan DIY Cenderung Melambat

Editor: Agus Sigit

YOGYA, KRogja.com – Kinerja perbankan di DIY pada mengalami penurunan dari sisi aset dan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Agustus 2021. Sedangkan Loan Deposit Ratio (LDR) mencapai 60,64 persen relatif stabil, mengalami peningkatan apabila dibandingkan Juli 2021. Sementara itu, Rasio Non performing loan (NPL) mengalami penurunan kualitas kredit dari 3,01 persen pada Juli 2021 menjadi 3,02 persen pada Agustus 2021.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY Parjiman mengatakan pandemi Covid-19 memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian, tidak terkecuali terhadap kinerja perbankan baik secara nasional maupun di DIY. Perbaikan kinerja sektor perbankan mulai ditunjukkan sejak triwulan III 2020 lalu.

” Dampak Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak Juli 2021 menjadi salah satu pemicu kinerja perbankan tumbuh melambat kembali. Sehingga berpengaruh pula terhadap kinerja perbankan di DIY,” katanya di Yogyakarta, Minggu (31/10).

Parjiman menyatakan kinerja perbankan DIY dari sisi aset mengalami penurunan dari 12,47 persen pada Juli 2021 menjadi 7,69 persen pada Agustus 2021. Senada, penurunan dialami DPK dari 11,94 persen pada Juli 2021 menjadi 7,03 persen pada Agustus 2021. Sebaliknya, kredit perbankan di DIY justru tumbuh tipis dari 5,83 persen pada Juli 2021 menjadi 5,87 persen per Agustus 2021.

” Kredit perbankan DIY berdasarkan sektor ekonominya mencatatkan kenaikan 2,59 persen (ytd) dengan pertumbuhan tertinggi dialami sektor perikanan sebesar 20,84 persen diikuti sektor listrik, gas dan air sebesar 18,69 persen. Komposisi berdasarkan sektor ekonomi didominasi bukan lapangan usaha sebesar 37,43 persen lalu perdagangan besar dan eceran mencapai 25,25 persen,” tuturnya.

Lebih lanjut, Parjiman menyampaikan kredit UMKM perbankan DIY tumbuh sebesar 8,27 persen pada Agustus 2021 dibanding bulan sebelumnya yang tumbuh 7,69 persen. Rasio NPL-nya turun dari 3,93 persen pada Juli 2021 menjadi 3,88 persen pada Agustus 201. ” Kinerja perbankan syariah di DIY pada Agustus 2021 mengalami penurunan Financing Deposit Ratio (FDR) 63,86 persen relatif stabil, namun mengalami penurunan apabila dibandingkan Juli 2021. Rasio NPF mengalami perbaikan kualitas pembiayaan dari 4,30 persen pada Juni 2021 ke 4,11 persen pada Agustus 2021,” jelasnya.

Kinerja bank umum di DIY pada Agustus 2021 mengalami peningkatan dari sisi kredit dengan LDR 57,37 persen relatif stabil, mengalami peningkatan apabila dibandingkan Juli 2021. Rasio NPL mengalami penurunan kualitas kredit dari 2,54 persen pada Juli 2021 menjadi 2,55 persen pada Agustus 2021. Kinerja BPR/S di DIY pada Agustus 2021 mengalami penurunan dari sisi kredit dan LDR 96,60 persen relatif stabil, mengalami penurunan apabila dibandingkan Juli 2021. Rasio NPL mengalami penurunan kualitas sebesar 6,08 persen pada Juli 2021 menjadi 6,10 persen Agustus 2021. (Ira)

 

BERITA REKOMENDASI