Akselerasi Ekonomi, Aturan Formal Harus Diisi Aturan Informal

YOGYA, KRJOGJA.com – Paradigma dan kebijakan baru dibutuhkan oleh Indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19.

Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM Prof Wihana Kirana Jaya, pendekatan-pendekatan ekonomi formal seperti aturan formal maupun teori-teori formal perlu bersatu dengan pendekatan ekonomi informal berbasis adat yang berkembang di masing-masing daerah.

“Kita perlu mencari paradigma dan kebijakan baru yang cocok dalam kondisi kesetimbangan supply dan demand yang sedang terkontraksi ini yang nantinya mendorong ekonomi untuk bisa tumbuh,” terang Prof Wihana dalam diskusi virtual bertajuk ‘Solusi Membangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi’ yang diselenggarakan oleh Joglosemar Institute, Rabu (29/7/2020). Diskusi menghadirkan pembicara lain, Dosen Prodi Ekonomi UMY Ahmad Ma’ruf.

BERITA REKOMENDASI