Aksi Solidaritas Alumni Padmanaba 99 Bagi-bagi Sembako

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Alumni SMA 3 Padmanaba Yogyakarta angkatan 99 yang tergabung dalam Padi 99 bekerjasama dengan PT BP Kedaulatan Rakyat berinisiatif untuk melakukan donasi sembako bagi kelompok terdampak. Sasaran mereka adalah kelompok pejuang budaya yang terdiri dari kusir andong, tukang becak dan pemandu wisata.

Aksi solidaritas pembagian sembako untuk tukang becak dilakukan di halaman kantor PT BP Kedaulatan Rakyat pada Sabtu, 2 Mei 2020. Kegiatan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya diawali dengan pembagian Alat Pelindung Diri (APD) ke beberapa fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh DIY.

Koordinator Donasi Alumni Padmanaba 99 Ahmad Romadoni mengungkapkan digagasnya kegiatan ini bermula dari obrolan di group WhatsApp. Dari situlah akhirnya tercetus ide untuk berdonasi guna membantu sesama.

“Sesi pertama diawali dengan pembagian APD ke Faskes-faskes di seluruh DIY dan sesi kedua diberikan kepada kelompok terdampak atau kami mneyebutnya pejuang budaya,” ujarnya.

Total paket yang didonasikan sebanyak 500 paket yang terdiri dari 150 paket sembako untuk pengemudi becak, 150 paket sembako untuk kusir andong dan 150 paket untuk pemandu wisata. Setiap paket berisikan bahan makanan seperti beras, minyak, mi instan dan alat kesehatan seperti sasbun dan masker.

Penyerahan donasi untuk para tukang becak diberikan langsung oleh Ahmad Romadoni dan diserahkan kepada ketua paguyupan. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan dan menjaga physical distancing.

Ahmad Romadoni menambahkan, donasi dilakukan sampai akhir Juni dimana diperkirakan pada bulan tersebut keadaan sudah mulai membaik. Selain itu Ahmad juga berharap pandemi bisa berakhir sehingga aktivitas ekonomi kita bisa kembali seperti semula dan wisatawan bisa datang kembali ke Yogya.

“Bantuan dari kami ini sifatnya sementara dalam rangka berbagi. Harapannya kita bisa saling bantu membantu untuk tetap mempererat persaudaraan khususnya di Yogya. Prinsip kami seperti KR, ‘urip kudu migunani tumpraping liyan’,” tutupnya. (*)

BERITA REKOMENDASI